Dua TKA Diduga Ilegal, Petugas Disnakertrans Sarolangun Bingung Tak Bisa Bahasa Mandarin

Disnakertrans Kabupaten Sarolangun kembali temukan dua Tenaga Kerja Asing (TKA) pada tahun 2019 ini.

Dua TKA Diduga Ilegal, Petugas Disnakertrans Sarolangun Bingung Tak Bisa Bahasa Mandarin
Tribunjambi/Wahyu
Disnakertrans Kabupaten Sarolangun kembali temukan dua Tenaga Kerja Asing (TKA) pada tahun 2019 ini. 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN- Disnakertrans Kabupaten Sarolangun kembali temukan dua Tenaga Kerja Asing (TKA) pada tahun 2019 ini.

Dua tenaga kerja asing yang diduga Ilegal itu merupakan warga asal Tiongkok. Mereka diduga melakukan aktivitas dan bekerja di sebuah perusahaan di Kabupaten Sarolangun.

TKA asal Tiongkok tersebut ditemukan pihaknya pada pabrik bahan baku pensil yaitu PT. PT Balsa Mandala Persada (BMP).

Diduga mereka ilegal karena saat ditemui tidak bisa menggunakan Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, mereka hanya bisa berkomunikasi menggunakan Bahasa Mandarin dan tidak bisa menunjukan dokumen kepribadian.

"Dio dak bisa komunikasi, payah nanyo," kata Kepala Disnaker Sarolangun, Arsad, Kamis (14/3).

Baca: Massa dari Gunung Kembang Geruduk Kantor Bupati Sarolangun, Ini yang Mereka Tuntut

Baca: Cawapres Nomor Urut Dua Maruf Amin Siap Menghadapi Debat Ketiga Pilpres 2019, Ini Kendala Maruf Amin

Baca: Bongkar Muat di Pelabuhan Muara Sabak Minim, Pelindo Alasan Kondisi Jalan di Tanjabtim Jadi Kendala

Baca: KPU Targetkan Partisipasi Pemilih di Batanghari Capai 80 Persen Lebih

Ia menjelaskan, selain susahnya komunikasi dengan TKA juga terdapat kelemahan kepada pihak perusahaan yang tidak kooperatif dan tidak ada komunikasi dengan Disnakertrans.

"Jika mereka melapor tentu tidak menjadi temuan kita," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved