Badai Matahari Hari Jumat Besok Akan Ganggu Sinyal Ponsel, BMKG Pastikan Indonesia Tak Kena Dampak

Badai Matahari Hari Jumat Besok Akan Ganggu Sinyal Ponsel, BMKG Pastikan Indonesia Tak Kena Dampak

Badai Matahari Hari Jumat Besok Akan Ganggu Sinyal Ponsel, BMKG Pastikan Indonesia Tak Kena Dampak
Intisari
Ilustrasi: Jumat Besok Badai Matahari Menuju Bumi, Diperkirakan Lumpuhkan GPS, Sinyal Ponsel dan Listrik 

TRIBUNJAMBI.COM -  Adanya kabar rusaknya teknologi berbasis satelit saat badai matahari yang terjadi di hari Jumat, 15 Maret 2019 pastinya memunculkan kepanikan bagi masyarakat di dunia.

Ya, badai matahari memang akan terjadi besok, ini setidaknya bisa mempengarhui satelit pada orbitnya, serta menyebabkan kurang tepatnya navigasi GPS, sinyal ponsel dan mempengaruhi TV satelit. 

Akan tetapi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan badai angin matahari yang diprediksi akan sampai ke Bumi dalam waktu dekat, tidak berdampak langsung bagi wilayah Indonesia.

Badai tersebut terjadi akibat lubang korona di sekitar ekuator matahari yang bisa melepaskan gelombang magnetik.

Baca Juga:

Akibat Ledakan Sinar Kosmik, Dampak Badai Matahari Bisa Lumpuhkan Sinyal HP & TV Digital Jumat Besok

Belum Ke Jambi Kalau Belum Kunjungi Pusat Oleh-Oleh Khas Jambi, Berikut Nama & Alamat lengkapnya

Badai Matahari Berdampak Negatif Bagi Manusia, Tapi Tidak Seburuk di Tayangan Film Fiksi Ilmiah

Diperkirakan badai geomagnetik yang akan sampai ke Bumi terjadi pada skala kecil yakni G1.

Akibat badai tersebut diperkirakan dapat mengganggu satelit dan berbagai bentuk komunikasi elektronik, mematikan pasokan listrik, dan memicu aurora yang menakjubkan.

Berdasarkan data Space Weather Information and Forecast Service Lapan, kondisi navigasi masih normal dalam 24 jam terakhir.

Probabilitas kesalahan penentuan posisi navigasi dalam 24 jam ke depan diprediksikan dalam kondisi terganggu skala ringan.

Dailymail Northern Lights
Dailymail Northern Lights (Kompas.com)

Apa itu aurora

Dikutip dari Wikipedia, Aurora adalah fenomena alam yang menyerupai pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari (angin surya).

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved