Awas! Ini Dia Dampak Jika Tekanan Udara Ban Mobil Berlebih Atau Kurang, 'Bisa Boros BBM'

Pemilik mobil terkadang jarang memperhatikan hal tersebut, ketika mesin menyala main langsung tancap gas saja.

Awas! Ini Dia Dampak Jika Tekanan Udara Ban Mobil Berlebih Atau Kurang, 'Bisa Boros BBM'
IST
18022017 ban mobil 

TRIBUNJAMBI.COM - Kebanyakan pengguna kendaraan mobil kurang memperhatikan kondisi udara bannya itu kurang atau justru berlebihan.

Padahal jika kondisi udara ban berkurang atau berlebih bisa menimbulkan efek buruk bagi kendaraan.

Pemilik mobil  terkadang jarang memperhatikan hal tersebut, ketika mesin menyala main langsung tancap gas saja kendaraan.

Padahal, demi keamanan dan keselamatan bersama ada baiknya sebelum mulai mengemudi cek dulu komponen penting, termasuk tekanan udara pada ban.

Baca: Hanya Hari Ini Saja! Promo KFC, Lima Ayam Potong Rp 49.545, Rugi Jika Dilewatkan!

Baca: BURUAN! Emas 75 Gram dan Laptop Seharga Rp 15 Ribu di Bukalapak, Untuk Shoppe Ada Serba Rp 10 Ribu

Baca: Sejarah Hari Ini! 86 Tahun Persib Bandung Berdiri, Ini Dia Perjalananya Hingga Berganti Nama Klub!

Menurut Sapta Agung Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat, efek buruk dari ban yang sering mengalami kurang udara adalah sebagai berikut:

Baca: Syahrini Sah Nyonya Reino Barack, Isu Pernah Dekat dengan Pak Haji Kembali Muncul, Siapakah Dia?

  1. Tapak ban ke permukaan jalan semakin lebar, sehingga gesekan dengan permukaan makin lebar juga. Dampaknya butuh tenaga mesin lebih besar sehingga bahan bakar minyak (BBM) menjadi boros.
  2. Respon terhadap setir kemudi juga menjadi lambat dan berat.
  3. Terakhir, bisa merusak komponen ban seperti kawat, benang, maupun karet.

Selanjutnya efek buruk apabila ban selalu dalam keadaan kelebihan tekanan udara:

  1. Udara di dalam ban akan memadat dan saling berhimpitan sehingga membuat ban tidak bisa menyerap getaran. Dampaknya terasa duduk di bantalan yang kaku dan keras.
  2. Tapak ban yang menyentuh permukaan jalan akan mengecil sehingga dampaknya akan kurang stabil di kecepatan tinggi, dan bisa menyebabkan slip.
  3. Bagian tengah ban (yang banyak bergesekan dengan permukaan jalan) akan menjadi lebih cepat aus.

"Sebenarnya ukuran standar tekanan udara ada di pintu depan kanan, di bawah jok. Ikuti tekanan yang sudah diatur oleh produsen," kata Sapta kepada Kompas.com belum lama ini. Namun, kata Sapta jika membawa muatan atau penumpang belakang, sebaiknya tekanan udara di tambah dari ukuran standar. Sebagai contoh ban depan bisa menggunakan 33 Psi, sedangkan belakang 36 Psi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dampak Negatif Ban Mobil yang Kurang atau Kelebihan Udara".

Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved