Gara-gara Bisnis Sabu, Suami Istri di Jambi Terancam 15 Tahun di Bui

Rudi selaku suami divonis 15 tahun penjara oleh Hakim Ketua Majelis Makaroda. Sedangkan istrinya 9 bulan penjara.

Gara-gara Bisnis Sabu, Suami Istri di Jambi Terancam 15 Tahun di Bui
tribunjambi/darwin
paket sabu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasangan suami istri yang didakwa karena penyalahgunaan narkotika dituntut berbeda oleh hakim di Pengadilan Negeri Jambi, pada Selasa (12/3).

Rudi selaku suami divonis 15 tahun penjara oleh Hakim Ketua Majelis Makaroda. Sedangkan istrinya 9 bulan penjara.

"Suami istri itu pasti tahu luar dalam biasanya. Maka kalau tahu suami menggunakan narkoba jangan diam saja," kata Makaroda.

Pasangan ini keluar dari ruang sidang dengan mata basah.

Sebelumnya diketahui Nesya merupakan istri kedua Rudi. Nesya juga mengaku tahu bagaimana suaminya menjalani bisnis narkotika ini.

Baca: Jusuf Kalla Tanggapi Hasil Survei Elektabilitas Prabowo-Sandi, Jusuf Kala : Kenapa Gak 100 Persen

Baca: Camat Mustari Himbau Warga Pasar Jambi Salurkan Hak Suaranya di Pemilu 2019

Baca: 50 Prajurit Kodim 0419/Tanjab Barat Dites Urine

Baca: Usai Rapat Kooridinasi Bersama KPK Begini Kata Fachrori Umar

Baca: Menolak Dimutasi, Anthon Akan Ungkap Benang Kusut di BPN Bungo, Tebo, Kota Jambi dan Tanjab Timur

Terbongkarnya kasus ini ketika pada 2018 lalu Rudi atau dengan nama aliasnya Dodi yang melakukan jual beli narkoba dengan keuntungan hingga Rp 650 juta, dengan modal Rp 500 juta.

Dodi mulanya menelpon rekannya di rumahnya yang berlokasi di Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin. Dia berniat membeli narkotika jenis sabu untuk dijualnya kembali sebanyak 1 kg. Harganya Rp 500 juta.

"Silakan pikir-pikir dalam waktu seminggu," kata Makaroda.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved