20 Mobil Angkutan Barang Terjaring Razia Gabungan Dishub dan Polresta Jambi

Dinas Perhubungan Kota Jambi bersama Polresta Jambi menggelar razia angkutan barang dan angkutan penumpang.

20 Mobil Angkutan Barang Terjaring Razia Gabungan Dishub dan Polresta Jambi
Tribunjambi/Rohmayana
Dishub Kota Jambi melakukan razia di depan Kantor Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kota Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Dinas Perhubungan Kota Jambi menggelar razia angkutan barang dan angkutan penumpang yang tidak memiliki kelengkapan dokumen perjalanan, Selasa(12/3).

Razia yang digelar di depan Kantor Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kota Jambi itu bekerjasama dengan pihak Polresta Jambi.

Ada puluhan angkutan barang yang melintas di JL Jl. HOS. Cokroaminoto, Suka Karya, Kota Baru, Kota Jambi diperiksa oleh petugas Dinas Perhubungan. Pelanggaran terbanyak ditemukan tidak memiliki KIR.

Saipul Ansori, Kasi Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perhubungan Kota Jambi mengatakan, yang menjadi sasaran pihaknya pada razia tersebut yakni angkutan barang dan angkutan orang. Hal itu bertujuan untuk menertibkan angkutan liar.

“Kita periksa semua dokumen perjalannya. Mulai dari SIM STNK, KIR,” kata Saipul, Selasa (12/3).

Baca: 38 Peserta Lolos Tes PPPK, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Penempatan di Instansi

Baca: Dipepet Orang Tak Dikenal, Uang dan Motor Yuli Raib Dibawa Kabur

Baca: Dirut RSUD Raden Mattaher Kaget Tagihan Air PDAM Tiba-tiba Naik Rp 400 Juta

Baca: Heboh Jenazah Terangkat dari Kuburan, Terapung Akibat Banjir Besar di Lampung

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB itu didapatkan ada sekitar 20 angkutan barang yang tidak memiliki kelengkapan dokumen perjalanan, terutama KIR, pajak mati dan tidak masalah SIM.

“Hari ini ada sekitar 20 tilang yang kita keluarkan,” imbuhnya.

Saipul mengungkapkan, kesadaran akan kelengkapan dokumen kendaraan angkutan barang yang ada di Kota Jambi memang masih kurang. “Dari puluhan angkutan barang yang melintas, ditemukan sekitar 20 persen yang masih melanggar,” ujarnya.

Saipul menyebutkan, ini merupakan kegitan rutin yang dilakukan pihaknya. Khusus untuk penertiban angkutan barang, ini merupakan kegitan yang ketiga kali sejak awal 2019.

“Memang paling banyak kita temukan pelanggar di JL Hos Cokro Aminoto ini,” ujarnya.

Kata Saipul, pihaknya selain melakukan pemeriksaan domukumen perjalanan, juga memeriksa keamanan angkutan saat melintas.

“Misal dokumennya lengkap, kita perhatikan lampunya, rem. Apakah aman dibawa jalan atau tidak,” pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved