Pilpres 2019

Hasil Survei Jokowi-Maruf Unggul Sementara, Ferdinand Hutahaean : Siapa Yang Membiayai Survei Mereka

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan Hasil survei yang di rilis lembaga survei tersebut adalah hasil bayaran.

Hasil Survei Jokowi-Maruf Unggul Sementara, Ferdinand Hutahaean : Siapa Yang Membiayai Survei Mereka
Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen 

TRIBUNJAMBI.COM - Hasil survei elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden dipertanyakan

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan Hasil survei yang di rilis lembaga survei tersebut adalah hasil bayaran.

Soalnya hasil survei tersebut berbeda dengan hasil survei internal calon presiden nomor urut 02.

Baca: Hasil Survei Elektabilitas, BPN Prabowo-Sandiaga Klaim Unggul 60 Persen dari Jokowi-Maruf 40 Persen

Baca: Bantah Pernyataan Jokowi-Maruf Unggul di Jawa Barat, BPN : Jawa Barat Basis Prabowo-Sandiaga

Baca: VIRAL Foto Kond0m Gambar Capres Jokowi-Maruf, TKN : Itu Kampanye Hitam

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean, mempertanyakan data lembaga survei yang menyebutkan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dari pasangan Prabowo-Sandiaga.

Menurut Ferdinand, hasil survei tersebut berbeda dengan survei internal BPN yang menunjukkan keunggulan Prabowo.

Ia juga mempertanyakan sumber dana lembaga-lembaga survei tersebut yang hampir setiap minggu menunjukkan unggulnya elektabilitas Jokowi.

Kepala Divisi Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean
Kepala Divisi Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (Net)

Hal itu disampaikan Ferdinand menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyatakan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 54,9 persen dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 32,1 persen.

"Ini pun kan jadi pertanyaan bagi kami."

"Siapa yang membiayai mereka dan apa visi mereka."

"Untuk bisa dipercaya lembaga survei ini sebetulnya kita minta membuka row data surveinya, data mentahnya," kata Ferdinand saat dihubungi, Senin (11/3/2019).

Halaman
123
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved