Penyidik Kejari Bungo Fokus pada Rekanan, Kasus Taman Hijau Bungo, Masih Tahap Penyidikan

kasus dugaan korupsi pada pembangunan Taman Hijau di Muara Bungo, masih dalam tahap penyidikan Kejaksaan Negeri Bungo

Penyidik Kejari Bungo Fokus pada Rekanan, Kasus Taman Hijau Bungo, Masih Tahap Penyidikan
tribunjambi/mahreza
Taman Hijau Bungo, yang kasusnya masih ditangani Kejari Bungo 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Hingga saat ini, kasus dugaan korupsi pada pembangunan Taman Hijau di Muara Bungo, masih dalam tahap penyidikan Kejaksaan Negeri Bungo.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo, Luhur Supriyohadi menyampaikan, saat ini pihaknya menunggu angka Total Kerugian Negara (TKN) yang sedang dihitung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kita tinggal menunggu hasil penghitungan dari BPK," sebut Luhur, saat dijumpai di Kejari Bungo.

Baca: Penyidikan Pada DS, Tersangka Kasus Pembangunan Taman Hijau Bungo, Dihentikan Kejari. Ini Alasannya

Baca: Dugaan Korupsi Taman Hijau Bungo, Faruk Ngaku Tak Tahu Perusahaannya Dipinjam, Hanya Tahu Uang Masuk

Perkara dugaan korupsi Taman Hijau Bungo, yang saat ini masih penyidikan
Perkara dugaan korupsi Taman Hijau Bungo, yang saat ini masih penyidikan (tribunjambi/mahreza)

Sebelumnya diberitakan, kasus ini menjerat dua tersangka. Keduanya adalah DS dari pihak dinas terkait serta EF selaku rekanan.

Kasi Pidsus Kejari Bungo, Galuh Bastoro Aji menambahkan, tim penyidik saat ini hanya tinggal fokus melakukan pemberkasan terhadap tersangka EF. Sebab, satu tersangka lain berinisial DS telah gugur perkaranya.

"Karena yang bersangkutan (DS) telah meninggal, maka telah dinyatakan gugur penyidikan perkaranya," imbuhnya.

Baca: Silahkan Angkat Kaki dari Pasar, Perindag Ancam Pedagang yang Masih Gunakan Timbangan Non Standar

Baca: Timbangan Tertib Ukur, akan Diberlakukan di Kabupaten Tanjab Timur, Ini Waktunya

Baca: Tempe Makanan Asli Indonesia yang Mendunia, Disukai Para Bule, Yuk Kenali Manfaat Tempe Buat Tubuh

Dikatakannya, dalam kasus itu, terdapat kerugian negara sekitar Rp 100-an juta.
Dia melanjutkan, jika semua berkas sudah lengkap, pihak Kejari Bungo akan melimpahkan perkara itu untuk disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jambi.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek Taman Hijau dilakukan pada 2015 lalu dan menelan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diturunkan pada Kantor Lingkungan Hidup sebesar Rp 941 juta.

Baca: VIDEO: Live Streaming Grand Final Puteri Indonesia 2019 Malam Ini, Siaran Langsung SCTV

Baca: Tekan Human Error Soal Laporan Keuangan, Pemkot Sungai Penuh dan BPKP Launching SIMDA Perencanaan

Pantauan terakhir Tribunjambi.com, terdapat beberapa lantai Taman Hijau yang pecah. Selain itu, lampu-lampu yang terdapat di sana juga tampak tidak lagi berfungsi. Ada juga beberapa coretan dan genangan air di sekitar lokasi jika hujan turun dengan intensitas tinggi.(*)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved