Kasus Korupsi Mobil Dinas Merangin, Isnedi Menyesal Buru-buru Jemput Mobil Pajero Sport

Isnedi selaku Wakil Ketua I DPRD Merangin dalam dugaan kasus korupsi pengadaan mobil dinas 2015 menyampaikan pledoi.

Kasus Korupsi Mobil Dinas Merangin, Isnedi Menyesal Buru-buru Jemput Mobil Pajero Sport
Tribunjambi/jaka HB
Terdakwa Isnedi, saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jamni, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Isnedi menyesal dan mengaku terkena sakit saraf terjepit dan tumor, pada Rabu (6/3).

Isnedi selaku Wakil Ketua I DPRD Merangin dalam dugaan kasus korupsi pengadaan mobil dinas 2015 menyampaikan ini sebagai pembelaan atau pledoi.

"Saya juga menyesal telah terburu-buru menjemput mobil Pajero Sport dari Jambi, tanpa mempelajari lebih jauh prosedur pengadaannya," kata Isnedi.

Selain menyesal Isnedi juga mengaku bersalah karena mengeluarkan disposisi perintah membayar mobil Pajero Sport.

Baca: Melihat Upacara Melasti, Cara Umat Hindu Bersihkan Diri Menyambut Hari Raya Nyepi

Baca: Sidang Kasus Kenaikan Tarif PDAM Tirta Mayang, YLKI Ajukan Penundaan Sidang

Baca: SAD di Batanghari Mengaku Tak Bisa Lagi Hidup di Hutan, Semua Sudah Jadi Sawit

Baca: 5 Jam Masnah Busro Diperiksa KPK Soal Harta Kekayaan

Sebelumnya diketahui Wakil Ketua I DPRD Merangin Isnedi, terdakwa kasus korupsi pengadaan mobil dinas pada Sekretariat DPRD Merangin tahun 2015 menyampaikan pembelaan atau pledoi dalam sidang lanjutan kasus tersebut yang digelar di pengadilan Tipikor Jambi.

Pledoi dari Isnedi disampaikan dua kali yaitu pertama dibacakan oleh Don Fredi, anggota penasehat hukum terdakwa, serta pledoi yang disampaikan langsung terdakwa.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved