Irene Akui Suaminya Tidak Akan Ikut Pemilu Meski Masuk DPT Kota Jambi

Irene, istri pria berkewarganegaraan Malaysia yang masuk dalam DPT Kota Jambi akui bila suaimnya tidak akan ikut pemilu.

Laporan wartawan Tribun Jambi, Hendri Dunan Naris

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Irene, istri pria berkewarganegaraan Malaysia yang masuk dalam DPT Kota Jambi akui bila suaimnya tidak akan ikut pemilu. Mereka mengakui kesalahan itu, meski bukan mereka yang memasukan suaminya dalam DPT Pemilu.

Hari ini (6/3) Pihak KPU Kota Jambi harus bergerak cepat untuk melakukan verifikasi kembali kepada salah seorang warga Negara asing yang diketahui masuk dalam DPT Kota Jambi. Sehingga, mereka pun harus mencari orang tersebut atau pihak keluarganya.

Baca: Bocah 4 Tahun Menderita Gizi Buruk, Dewan Minta Dinas Kesehatan Tanjab Barat Segera Turun Tangan

Baca: Kasus Andi Arief Dihentikan Meski Positif Narkoba, Begini Penjelasan Polisi

Baca: Lowongan Kerja PKH Kemensos Maret 2019 di 10 Daerah, Terbanyak Rekrut di Jawa Tengah dan Jawa Barat

Baca: 5 Jam Masnah Busro Diperiksa KPK Soal Harta Kekayaan

Irene, ketika diklarifikasi langsung oleh Aditiya Diar MH, Komisioner KPU Kota Jambi dan Ari Juniarman SH MH, Ketua Bawaslu Kota Jambi mengatakan dengan tegas bahwa suaminya berinisial T tidak akan ikut proses pemilu. Mereka sadar setiap tahapan dan sadar aturan pelarangan warga negara asing ikut pada pemilu Indonesia.

“Kami memang tau kalau WNA memang tidak bisa ikut pemilu,” ungkap Irene, Rabu (6/3).

Tidak itu saja, Irene sendiri mengaku heran kenapa suaminya bisa masuk dalam DPT Kota Jambi untuk pemilu mendatang. Bahkan dirinya berani menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan upaya apapun untuk memasukan suaminya T ke dalam DPT.

“Kami tidak mengetahui. Dan itu memang kesalahan yang kami tidak ketahui,” ungkap Irene.

Irene sendiri juga mengungkapkan bila pada Pilkada Kota Jambi beberapa waktu lalu juga suaminya tidak masuk dalam DPT. Baru kali ini saja, Irene nama suaminya masuk dalam DPT. Padahal suaminya, T, sendiri sudah 10 tahun berdomisili di Jambi.

Aditiya Diar, Komisioner KPU Kota Jambi usai melakukan klarifikasi tersebut mengungkapkan bahwa pihak keluarga memang mengakui bahwa pria berinisia T itu adalah suami dari Irene. Dan mereka tidak mengetahui kenapa data suaminya bisa masuk dalam DPT. Mereka juga mengaku mengerti aturan bila WNA tidak bisa ikut dalam pemilu. Sehingga, nantinya pihak KPU Kota Jambi akan melakukan pencoretan nama suami Irene, T, dari daftar DPT Kota Jambi.

Baca: Kabag Hukum Pemkot Jambi: Kenaikkan Tarif PDAM Sudah Melalui Pertimbangan Teknis

Baca: Ini yang Membuat Ami Taher Minta Didoakan Kompak dengan Bupati Kerinci

Baca: Dukcapil Akui Ada 10 WNA Punya e-KTP Kota Jambi

Baca: KPU Kota Jambi Akan Lakukan Verifikasi Soal WNA Masuk DPT

Hal yang sama disampaikan ketua Bawaslu Kota Jambi, Ari Juniarman MH bahwa dengan telah dilakukannya klarifikasi langsung ini maka, informasi masuknya WNA dalam DPT benar adanya. Sehingga, pihaknya meminta kepada KPU untuk tidak ragu lagi melakukan pencoretan sebagaimana aturan yang ada.

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved