Bocah 4 Tahun Menderita Gizi Buruk, Dewan Minta Dinas Kesehatan Tanjab Barat Segera Turun Tangan

Anggota DPRD Tanjab Barat mendesak Dinas Kesehatan Tanjab Barat segera lakukan koordinasi dan ambil tindakan untuk pengobatan Rizky.

Bocah 4 Tahun Menderita Gizi Buruk, Dewan Minta Dinas Kesehatan Tanjab Barat Segera Turun Tangan
tribunjambi/darwin
Jamal Darmawan Sie, Anggota DPRD Tanjab Barat saat jenguk Muhammad Rizki Apriyanto di Rsud KH Daud Arif Kuala Tungkal. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Anggota DPRD Tanjab Barat mendesak Dinas Kesehatan Tanjab Barat segera lakukan koordinasi dan ambil tindakan untuk pengobatan Rizky.

Seorang anak bernama Muhammad Rizky Apriyanto (4) anak kedua dari pasangan Yanto dan Ratna Sari terbaring lemah di rumah sakit menderita gizi buruk dirawat di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.

Kondisinya saat ini sungguh memprihatinkan, sebab pada umumnya anak berusia empat tahun memiliki berat badan 12 hingga 18 kilogram. Namun berat badan tersebut masih jauh dari harapan orang tua kepada anaknya yang saat ini memiliki berat badan 5,9 kilogram.

Baca: Rizky, Bocah 4 Tahun Penderita Gizi Buruk dari Kuala Tungkal, Terbaring Lemah di RSUD KH Daud Arif

Baca: Kabag Hukum Pemkot Jambi: Kenaikkan Tarif PDAM Sudah Melalui Pertimbangan Teknis

Baca: Ini yang Membuat Ami Taher Minta Didoakan Kompak dengan Bupati Kerinci

Baca: Rita Cerita Kematian Anaknya Karena DBD, Ini Pelajaran Penting dari Kisah Iqbal

Terkait hal ini, Jamal Darmawan Sie, Anggota DPRD Tanjab Barat menyayangkan kejadian ini sebagai akibat lemahnya koordinasi di tingkat desa yang melibatkan pemerintah desa, bidan desa hingga dinas kesehatan sendiri.

"Terkait itu kita berbicara ini gizi buruk, atau ada penyakit lainnya harusnya ini cepat ditangani," ujarnya.

Anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat ini ingin agar kondisi Rizky tidak semakin buruk seperti saat ini. Sebab berdasarkan informasi yang didapatkannya anak tersebut sudah sakit sejak bayi.

"Ini sangat kita sayangkan, Kalau bidan desanya cepat lapor, mungkin anak ini ketika umur setengah tahun atau satu tahun sudah ditangani. Tidak seperti saat ini hingga umur empat tahun," katanya.

"Maaf ngomong, kita masih bisa bersyukur pada hari ini anak ini masih diberikan napas oleh Tuhan," ujarnya sembari menatap Riski dan meneteskan air mata.

Dia berharap Dinas Kesehatan Tanjab Barat segera berkoordinasi dan mengambil tindakan, sehingga anak tersebut bisa diobati. Dan anak tersebut bisa sehat dan bisa beraktivitas seperti anak pada umumnya.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved