Tanjab Timur Kesulitan Transportasi Umum dan Khusus, Banyak Siswa Jalan Kaki ke Sekolah

"Belum pernah ado angkutan khusus bang, dari dulu kitolah yang jemput antar anak sekolah. Tapi kalau udah kelas 5 kagek bisonyo jalan Samo kawan-kawan

Tanjab Timur Kesulitan Transportasi Umum dan Khusus, Banyak Siswa Jalan Kaki ke Sekolah
tribunjambi/abdullah usman
Siswa sekolah dasar pulang sekolah dengan berjalan kaki, karena tidak ada kendaraan bus sekolah 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Minimnya transportasi umum di Kabupaten Tanjab Timur, membuat siswa sekolah lebih banyak menempuh perjalanan kaki untuk menuju dan pulang sekolah.

Pantauan Tribunjambi.com dilapangan, di Kecamatan Sabak Barat, yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Tanjung Jabung Timur, masih kerap dijumpai pejalan kaki terutama kalangan anak sekolah.

Baca: Jadwal Siaran Langsung All England Open 2019, Live di TVRI Pertandingan Seru Perebutan Gelar

Baca: Video Detik-detik Hakim Ketua Marah di Persidangan Habib Bahar bin Smith Terkait Kasus Penganiayaan

Baca: Dituntut 3 Tahun Penjara, Mama Setia yang Bunuh Suaminya di Bungo, Kini Hadapi Vonis Hakim

Hal tersebut dikarenakan, minimnya transportasi umum dan khusus. Terutama bagi anak sekolah baik SD, SMP hingga SMA. Beberapa dari siswa masih mengandalkan transportasi sepeda ontel, sepeda motor bahkan hanya berjalan.

Sumiati (30) satu dari ibu rumah tangga yang baru saja menjemput anaknya sekolah menuturkan, dari anak pertamanya yang saat ini kelas 1 SMP dan sekarang adiknya duduk di bangku sekolah 2 SD, dirinya belum pernah merasakan layanan angkutan khusus bus sekolah anaknya.

Siswa di Tanjab Timur, yang kesulitan dengan kendaraan atau bus sekolah yang tidak ada
Siswa di Tanjab Timur, yang kesulitan dengan kendaraan atau bus sekolah yang tidak ada (tribunjambi/abdullah usman)

Baca: TRIBUNWIKI - Zumi Zola dan 23 Tokoh yang Terima Gelar Adat Lembaga Adat Melayu Jambi

Baca: Sulit Akses Link UTBK? LTMPT Imbau Pendaftar Lakukan Ini, Cek Tips Mudah Daftar, Tahapan, Jadwal

Baca: Maudy Ayunda Diterima di Kampus Harvard, Kamu Juga Bisa Kuliah di Sana, Begini Caranya

"Belum pernah ado angkutan khusus bang, dari dulu kitolah yang jemput antar anak sekolah. Tapi kalau udah kelas 5 kagek bisonyo jalan Samo kawan-kawannya," sebut Sumiati, kepada Tribunjambi.com.

Lokasi sekolah anaknya tersebut terbilang masuk kawasan Ibu Kota Kabupaten, namun sayangnya tidak ada angkutan umum yang dapat digunakan anaknya bersekolah.

Baca: Dapat Bus Sekolah Bantuan, Pemkab Tebo Kembali Ajukan ke Kemenhub Tahun Depan

Baca: Video Detik-detik Hakim Ketua Marah di Persidangan Habib Bahar bin Smith Terkait Kasus Penganiayaan

Masyarakat sangat berharap adanya angkutan khusus sekolah, mengingat hal tersebut sangat membantu bagi masyarakat terutama bagi ibu ibu.

"Terkadang kito siang tu begawe, tepakso balek dulu atau bunda begawe dulu untuk jemput anak," ujarnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved