Pasien Gangguan Jiwa Terbanyak di Puskesmas Mendahara Ilir, Penyebabnya Masih Teka-teki

Puskesmas Mendahara Ilir merupakan lokasi paling tinggi kasus gangguan jiwa atau ODGJ di Tanjab Timur, tercatat 64 kasus terjadi

Pasien Gangguan Jiwa Terbanyak di Puskesmas Mendahara Ilir, Penyebabnya Masih Teka-teki
Pinterest
Ilustrasi: Wanita Alami Gangguan Jiwa 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com,Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA SABAK - Puskesmas Mendahara Ilir merupakan lokasi paling tinggi kasus gangguan jiwa atau ODGJ di Tanjab Timur, tercatat 64 kasus terjadi sepanjang dua tahun terakhir.

Dikatakan Kabid P2P Dinas Kesehatan Tanjab Timur Jumati .Skm kepada tribunjambi.com, mengatakan dari ratusan kasus ODGJ yang terjadi tersebut terjadi pada beragam kalangan usia pasien.

" Ada yang dari usia 24 - 64 tahun atau usia produktif. Ada juga yang dari usia 5 - 14 Tahun, pada tahun 2018 ada Empat kasus ditemukan penderita ODGJ usia muda," jelasnya.

Menjadi indikator dalam pengecekan diantaranya, dilihat dari perlakuan menyimpang yang ditunjukan oleh pasien dan biasanya terlihat beda dari anak pada umumnya.

Dari 11 Kecamatan di Kabupaten Tanjab Timur dan dari puskesmas Puskesmas yang tersebar.

Kasus ODGJ paling mendominasi terjadi di Puskesmas Mendahara ilir diamanatkan di Puskesmas tersebut terdapat 64 kasus.

" Terkait hal itu kita belum mengetahui penyebab pasti apa penyebab utama hal tersebut terjadi. Karena belum ada penelitian lebih lanjut terkait hal tersebut untuk mencari sebabnya," jelasnya.

Selain kasus ODGJ usia dini, pada tahun 2018 lalu juga ditemukan penderita ODGJ ada yang dipasung pihak keluarga.

Sedikitnya ada Empat kasus pemasungan pada tahun 2018, sekarang sudah dibebaskan dan dibawa ke RSJ.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved