Khawatir Banjir, Petani di Jambi Tunda Masa Tanam

"Tahun ini pemerintah juga akan mengupayakan bantuan bibit padi merah kepada petani,"

Khawatir Banjir, Petani di Jambi Tunda Masa Tanam
tribunjambi/zulkifli
Sedikitnya dua hektare lahan pertanian padi milik petani Rantau Rasau terkena banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Hujan yang terus mengguyur wilayah Jambi menyebabkan beberapa sawah terendam banjir. Hal ini menyebabkan sebagian para petani tidak bisa mengejar target panen dua kali setahun.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Damiri mengatakan bahwa akibat hujan yang terus mengguyur air wilayah Jambi dan sekitarnya menyebabkan para petani menunda musim tanam. Hal ini karena untuk mengantisipasi naiknya air yang menggenangi sawah mereka.

Baca: Masih Hutang 2 Bulan di Akhir 2018, Segini Jumlah Hutang BPJS di RSUD KH Daud Arif

Baca: Pemanggilan Kepala Daerah Oleh KPK Soal LHKPN, Johan Sebut Hanya Klarifikasi

Baca: Syahrini Kirim WA Minta Maaf ke Hotman Paris Karena Tak Mengundang ke Acara Pernikahannya di Jepang

"Kalau Kota Jambi hanya di Danau Teluk dan Pelayangan yang bisa dua kali, kalau yang lain 1 kali," kata Damiri.

Kata Damiri sebagian petani yang bisa panen 2 kali karena mencuri star musim tanam.

"Sebagian kecil ada yang sudah curi star, mereka menggunakan metode Asep (April-September) dan Okma (Oktober-Maret) mereka berharap kalau air tidak naik, dapat IP200," katanya.

Kata Damiri, jika nanti banjir tidak terlalu lama, maka para petani bisa memaksimalkan untuk panen dua kali. Dia mengatakan bahwa tahun lalu petani di Kota Jambi mampu panen hingga 1000 hektare dengan produksi rata-rata 5,5 ton per hektare.

Baca: Dua Cara Nonton Live Streaming Laga Everton vs Liverpool di Liga Inggris Pada Ponsel Via MAXstream

Baca: Wah, Anggaran Rp6,7 Milyar, Kanstin Jalan Patunas Gunakan Kayu, Padahal Semestinya Besi Behel

Baca: Cerita Haru Anies Baswedan Cium Remaja yang Kritis, Nyanyikan Lagu Persija & Meninggal Usai Operasi

"Tahun ini pemerintah juga akan mengupayakan bantuan bibit padi merah kepada petani," katanya.

Sementara Kabid Tanaman Pangan mengatakan bahwa memang ada upaya pemerintah untuk memberikan bantuan bibit padi merah kepada para petani. Hal ini dikarenakan selain dapat panen 2 kali setahun, juga dapat membantu ekonomi para petani karena harga jualnya cukup mahal.

"Sedang kita optimalkan," pungkasnya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved