Hearing Bersama Komisi III DPRD Kota Jambi, Kurangi Dampak Banjir, Warga Minta Pelebaran Jembatan

“Dan, tidak ada satu pihakpun yang boleh melakukan penghambatan terhadap pembangunan,”

Hearing Bersama Komisi III DPRD Kota Jambi, Kurangi Dampak Banjir, Warga Minta Pelebaran Jembatan
tribunjambi/rohmayana
Warga RT 28, Lingkar Selatan Minta Pelebaran Jembatan Untuk Kurangi Dampak Banjir 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Forum Ketua RT Lingkar Selatan, menggelar hearing bersama Komisi III DPRD Kota Jambi dan Dinas PUPR Kota Jambi, Jumat sore (1/3/2019).

Mereka membahas mengenai pelebaran jembatan yang berada di Perumahan Aster Biru RT 28 Kelurahan Lingkar Selatan Kecamatan Paal Merah.

Baca: Curah Hujan Tinggi, BMKG Imbau Waspada Banjir dan Longsor Di Jambi

Baca: Gunakan Sandi Nama Wanita, Siapa Sangka Musuh Hancur Dibuat Kopassus Dalam Operasi Senyap Ini

Menurut Kurniawan, Ketua Forum RT Lingkar Selatan Kota Jambi, masyarakat Lingkar Selatan sangat mengharapkan adanya pelebaran jembatan tersebut. Sebab, dengan pelebaran jembatan, maka akan mengurangi dampak banjir disekitar kawasan Lingkar Selatan khususnya di Perumahan Paal Merah Indah yang kerap banjir.

Proses pelebaran jembatan kata dia, belum bisa dilaksanakan karena adanya somasi dari pemilk tanah yang tanahnya akan terkena dampak dari pelebaran jembatan tersebut.

“Ada salah seorang warga yang tidak setuju dengan adanya pelebaran jembatan tersebut karena akan berdampak bagi tanah miliknya. Padahal kami sangat mengharapkan jembatan itu bisa diperlebar,” katanya.

Baca: Ketika Kapal Selam TNI AL Gagalkan Perang India vs Pakistan, Kesepakatan Untuk Berdamai pun Tercipta

Baca: Hujan Disertai Angin Kencang, Buat Pohon Besar Tumbang di Desa Kumun, Kendaraan Tidak Bisa Melintas

Baca: Jalan Lintas Sumatera di Bungo Banyak yang Rusak, Ini Tanggapan Sekda Bungo

Sementara itu Berlianto Harahap, perwakilan Dinas PUPR Kota Jambi mengakui bahwa pihaknya mendapatkan surat dari pemilik tanah yang lokasinya dekat jembatan.

Surat tersebut berisi pemberitahuan bahwa jembatan tersebut tidak perlu diperlebar karena akan berdampak kepada tanah miliknya.

“Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa sebelumnya, pemilik tanah sudah menghibahkan tanah miliknya untuk pembangunan jalan dan jembatan saat ini yang sudah dibangun. Namun tidak perlu lagi ada pelebaran jembatan,” ujarnya.

Baca: Anak Angkat Cristiano Ronaldo dari Indonesia Ini Tidak Lupa Mimpinya Diwujudkan Sang Mega Bintang

Baca: VIDEO: Nonton Live Streaming Laga Everton vs Liverpool, Liga Inggris Pekan 29! Kick Off 22.45 WIB

Dirinya mengatakan bahwa sebelum membangun, Dinas PUPR akan berkoordinasi dengan Dinas Perkim, Lurah dan Camat bahwa pembangunan tidak menimbulkan permasalahan baru.

“Kami tidak ingin pembangunan nantinya menimbulkan masalah yang baru. Harus diselesaikan dulu baik-baik baru kita bisa bangun. Kita juga minta agar tua tengganai dan warga sekitar berembuk dengan pemilik tanah. Karena dengan pelebaran jembatan, akan mengurangi banjir di kawasan tersebut,” tuturnya.

Junedi Singarimbun, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi menanggapi bahwa saat ini kondisi jembatan sempit dan pendek yang menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan Lingkar Selatan.

Baca: TRIBUN WIKI: Ilham Adi Soenarto Kepala Cabang Utama BNI Jambi, Bahagia Bisa Bantu Pengusaha Kecil

Baca: 16 Mahasiswa Berprestasi UNJA Peroleh Penghargaan yang Disampaikan Rektor Unja Prof Johni Najwan

Baca: Hotman Paris Bakal Buka-bukaan Soal Artis yang Pernah Kencan Sama Lucinta Luna, Ada Satu Aktor Gaek

“Jadi pelebaran jembatan harus dilakukan untuk kepentingan umum,” bebernya.

Menurut Junedi, pemerintah tidak perlu khawatir adanya permasalahan. Sebab, pembangunan untuk kepentingan masyarakat umum.

“Dan, tidak ada satu pihakpun yang boleh melakukan penghambatan terhadap pembangunan,” katanya.(*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved