Ditinggal Keluarga, dan Sakit yang tak Kunjung Sembuh, Faizal Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

"Pas dio nak kenceng, buka pintu dapur. Sekali tengok dio lah gantung diri. Terus dio panggillah suaminyo, Kak acan kak acan, kak ijal gantung diri,”

Ditinggal Keluarga, dan Sakit yang tak Kunjung Sembuh, Faizal Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
NET
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Ferry Fadly

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sesosok laki laki ditemukan tergantung di teras belakang rumah, kejadian ini terjadi di Rt 19 Suangai Asam, Pasar Jambi Minggu (3/3) sekira pukul 13.00.

Pria atas nama Faizal (52) merupakan warga setempat yang rela menghabisi nyawanya dengan cara bunuh diri.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, Faizal mengakhiri masa hidupnya dengan gantung diri menggunakan tali nilon yang digunakan untuk jemuran.

Baca: Fakta-fakta Pria Bunuh Diri di Transmart Lampung, Perekam Video Malah Mendorong Korban untuk Loncat

Baca: Sembunyikan Narkoba Lewat Anus, Dua Pria Diamankan di Bandara Sulthan Thaha Jambi

Baca: Dedi Terbangun Lihat Api Berkobar, Kerugian Ditaksir Rp 3 Miliar

Hal ini dilakukannya karena dirinya telah defresi dengan penyakit yang dideritanya dan anak keluarganya yang juga meninggalkannya.

Berdasarkan sumber yang tak disebutkan namanya, mengatakan, korban yang sedang defresi karena ditinggal oleh anak keluarganya karena perilaku yang pernah diperbuat oleh korban terhadap keluarga semasa muda dulu serta penyakit yang tak kunjung sembuh.

“Itu tadilah karena istri Anaknyo dak ado yang nak nerimo dio,” kata dia.

Baca: Wali Kota Jambi, Fasha Jabat Ketua Pengda Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Provinsi Jambi

Baca: Puluhan Personil Satpol PP Merangin akan Dirumahkan, Akmal Zen : Yang Bermasalah Banyak

Baca: Masih dalam Kemasan, Perakitan Kotak Suara & Pelipatan Kertas Suara, Belum Dilakukan, Ini Alasan KPU

Lanjutnya, ketika korban melakukan perbuatan yang bisa mengabisi dirinya tersebut saat kondisi rumah dalam keadaan kosong dan sepi, kebetulan seisi rumah sedang pergi kondangan.

Kemudian ketika usai saudaranya pulang dari kondangan dan membuka pintu belakang langsung dikagetkan melihat sosok Ijal yang sudah tak bernyawa dan tergangtung. Sewaktu pulang dari kondangan, ia masuk rumah.

"Pas dio nak kenceng, buka pintu dapur. Sekali tengok dio lah gantung diri. Terus dio panggillah suaminyo, Kak Acan kak Acan, kak Ijal gantung diri,” ceritanya.

Baca: Terjerat Pinjaman Online, Sopir Taksi Gantung Diri & Tulis Wasiat ‘Kita Akan Bertemu di Alam Sana’

Baca: Kisah Mencekam 5 Jasad Abadi para Pendaki Puncak Everest: Jasad Mallory 75 Tahun Membeku

Baca: Lokus Stanting Difokuskan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Heran

Sementara itu, Polsek Pasar, AKP Sandy Mutaqqin mengatakan, saat mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Dugaan memang murni bunuh diri, karena tidak ada bekas luka penganiayaan atau indikasi lain,” kata dia.

Baca: Kisah Mencekam 5 Jasad Abadi para Pendaki Puncak Everest: Jasad Mallory 75 Tahun Membeku

Baca: Ilegal, Penjual Gas LPG 3 Kg Di Perumahan Mewah, Hanya Diminta Buat Perjanjian, Tabung Dikembalikan

Ia juga menambahkan, dalam hal ini dirinya juga mendatangkan salah satu dokter dari rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan, karena dari pihak keluarga ingin menyegerakan proses pemakaman.

“Permintaan dari keluarga minta langsung kubur. Keluarga pun menolak untuk di otopsi dan juga tidak ada tanda-tanda kekerasan,” tambahnya. (*)

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved