Persi Adakan Workshop Pencegahan Fraud
Sebanyak 61 peserta mengikuti workshop coding, verifikasi internal dan analisis claim dengan aplikasi serta upaya pencegahan fraud.
Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Sebanyak 61 peserta mengikuti workshop coding, verifikasi internal dan analisis claim dengan aplikasi serta upaya pencegahan fraud. Acara berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi, dari 28 Februari hingga 1 Maret 2019.
Fraud adalah tindakan curang yang dilakukan sedemikian rupa sehingga menguntungkan diri sendiri, kelompok atau pihak lain.
Sebanyak 61 peserta ini berasal dari rumah sakit yang ada di Kota Jambi maupun kabupaten, baik yang milik pemerintah maupun yang swasta. Turut hadir juga tamu undangan dari Pemerintah Kota Jambi, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Dinas Kesehatan Kota Jambi dan BPJS Kota Jambi.
Baca: 10 Laga Terakhir Liverpool & Man City, Siapa Hadapi Lawan Berat? Serta Hasil Liga Inggris Pekan 28
Baca: Jalanan Buruk, 9 Truk Pengangkut Tiang Listrik ke Batang Asai Dua Hari Tak Bisa Jalan
Baca: Satgas TMMD Bersama Masyarakat Desa Sungai Ning Bersihkan Masjid
Baca: Muda-mudi Tepergok di Gorong-gorong, Petugas Teriak Keluar, Keluar
Ketua panitia, dr. Dian Fitri Rosetikarini, MARS dalam sambutannya mengatakan melalui workshop ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk permasalahan yang ada di rumah sakit, salah satunya adalah masalah pengelolaan klaim dan pencegahan fraud. Semuanya itu menjadi tolok ukur kinerja rumah sakit yang membutuhkan pemahaman dan upaya yang maksimal untuk mencapainya.
"Menyikapi makin kompleksnya permasalahan bagi rumah sakit dalam berkiprah sebagai provider dalam pelayanan pasien di era JKN ini yang merupakan tantangan besar bagi rumah sakit untuk dapat mengatasinya maka hal ini mendorong PERSI Daerah Provinsi Jambi untuk menyelenggarakan kegiatan workshop ini," ungkapnya Kamis (28/2).
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak terkait sehingga kegiatan workshop ini dapat terselenggara termasuk Kadis Kesehatan Propinsi Jambi yang mendorong rumah sakit untuk mengikuti workshop ini. Juga seluruh rumah sakit yang mengikuti workshop dan partisipasi dari BNI Syariah dan PT Rajawali Nusindo.
Ketua PERSI Daerah Jambi, dr. Asianto Supargo, Sp. Kj, DHSM mengatakan capaian dari workshop ini agar semua petugas rumah sakit dapat mencegah terjadinya fraud. "Disamping itu persiapan klaim yang diverifikasi dengan baik dapat memudahkan rumah sakit dan BPJS. Tentunya ini diperuntukan untuk petugas yang berhubungan langsung dengan klaim," ungkapnya.
Baca: Hari Ketiga TMMD Satgas Bersama Warga Bangun Jalan Tembus Desa Sungai Ning ke Sungai Liuk
Baca: Jam Dipakai Syahrini Seharga Rp 50 Miliar, Begini Penampakannya
Baca: Foto-foto Kedekatan Luna Maya & Syahrini Tahun 2012 Sebelum Reino Barack Nikahi Inces di Jepang
Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Pekan 26 di beIN Sports, AS Roma vs Lazio, Juventus vs Sampdoria
Ia menyampaikan permasalahan dibidang ini tetap ada bukan hanya dari pihak rumah sakit tapi juga dari pihak BPJS yang memberikan verifikasi berulang. Sehingga harus ada komunikasi yang baik antara BPJS dan pihak rumah sakit agar dana bisa dibayarkan dengan tepat waktu.
Dalam kegiatan ini panitia menghadirkan 4 orang narasumber yaitu dr. Elsa Novelia, MKM Asisten Deputi Bidang Utilisasi dan Anti Fraud Rujukan BPJS Kesehatan, Bapak Rudi dari Kementrian Kesehatan, Bapak Fajaruddin Sihombing dari PERSI Pusat, dan Bapak Daniel Sugiarto Roestamadji dari PT Infinia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/28022019_persi.jpg)