VIDEO: Pengakuan Pengguna Jaringan Gas Rumah Tangga, Lebih Hemat dari Gas LPG

Proyek Jaringan Gas (jargas) rumah tangga yang dilaksanakan Kementerian ESDM nampaknya memberikan dampak positif di berbagai daerah.

Laporan Wartawan Tribun Jambi. Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Proyek Jaringan Gas (jargas) rumah tangga yang dilaksanakan Kementrian ESDM nampaknya memberikan dampak positif di berbagai daerah terutama Kota Jambi.

Saat ini, kebutuhan rumah tangga bersumber pada gas bumi cukup tinggi. Tingginya permintaan masyarakat terhadap tabung gas elpiji tak sebanding dengan pasokan yang disediakan.

Di beberapa daerah di Kota Jambi, jargas sudah banyak dinikmati oleh masyarakat, meskipun belum merata. Namun banyak masyarakat mengakui bahwa pemakaian jargas lebih hemat dari pada pemakaian tabung gas.

Baca: Menit 82, Timnas U-22 Indonesia Unggul 2-0 dari Kamboja, Tendangan Marinus Wanewar

Baca: Konflik Lahan PT BBS, Warga Tiga Desa di Kumpeh Lega Dengar Jawaban Bupati

Baca: Bupati Safrial Resmikan Gedung BLK Tanjab Barat, Ini Harapan Bupati

Pantauan Tribunjambi.com, ketika berkunjung di wilayah Handil Jaya Kecamatan jelutung, pemanfaatan jargas hampir merata di lokasi tersebut. Masyarakat pun mengaku bahwa jargas mampu menghemat pengeluaran.

"Jauh selisihnyo, kalau pakai jargas ini sebulan bayar cuman Rp 45 ribu, kalau tabung gas yang 3 kilogram itu, sebulan biso empat kali habisnyo," kata Ita, warga Handil Jaya.

Ita mengaku sudah dua tahun menggunakan jargas. Sampai saat ini tidak ada kendala yang dirasakanya.

"Tidak ada kebocoran sampai saat ini. Lebih aman menurut saya. Api yang keluar dari kompor gas juga stabil," ujarnya.

"Kalau pakai tabung gas repot, harus nyari jauh-jauh, ngantri panas-panas. Kalau ini kan idak, tinggal bayar be tiap bulanyo di Bank Jambi," katanya.

Sama halnya dikatakan Rosida, warga Kecamatan Jelutung ini mengaku sangat terbantu adanya jargas tersebut. Menurutnya, tingkat kecelakaan lebih kecil ketimbang menggunakan tabung gas.

"Apa lagi banyak anak-anak di rumah, jadi kito dak khawatir kalau lagi bermain," jelasnya.

Rosida sendiri dalam sebulan hanya mengeluarkan biaya dari Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu per bulanya. Berbeda dengan ia menggunakan tabung gas dua tahun lalu yang bisa di atas Rp 70 ribu.

"Saya kan jualan di depan rumah. Jadi bisa lebih irit pengeluaranya," katanya.

Baca: Gelar Jalan Santai dan Penandatanganan MOU, Safrial Harapkan Gedung BLK Ciptakan Wirausaha Baru

Baca: Menang di PTUN Jambi, Ratusan Juta Gaji Fauzi Yusuf Tetap Tertahan

Baca: Jelang Debat Ketiga Maruf Amin vs Sandiaga Uno - Penonton Bisa Tanya Langsung?

Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved