Info Terkini Tanjab Barat
Terima Kunker Pengadilan Tinggi Jambi, Bupati Safrial: Butuh Kerja Keras Buka Pemikiran Masyarakat
Bupati Safrial menerima kunjungan kerja serta makan malam bersama Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, di aula rumah dinas.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs Ir H Safrial MS, mengungkapkan hal yang cukup mengejutkan saat makan malam dengan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jambi.
Safrial mengatakan masyarakat takut berhubungan dengan pengadilan. Maka dari itu dibutuhkan kerja keras dan sosialisasi untuk membuka pemikiran masyarakat tentang pengadilan.
Itu dikatakan saat Safrial saat menerima kunjungan kerja serta makan malam bersama Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, di aula rumah dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (21/2) malam.
Wakil Ketua Pengadilan Tinggi, H Gusrizal, SH, MHum, dalam sambutannya setelah mengucapkan terimakasih atas jamuannya.
Kepada Bupati Safrial, dia menyampaikan akan terus bersinergi dengan Pemkab Tanjung Jabung Barat dalam hal pengadilan.
"Terima kasih kepada Bupati Tanjung Jabung Barat atas jamuan makan malam. Serta kita akan terus bersinergi kepada pemerintahan kabupaten Tanjabbar dalam hal pengadilan," ujar Gusrizal.
Sementara itu, Bupati Safrial menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jambi di Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan.
Bupati menyampaikan bahwa Tanjung Jabung Barat terbagi menjadi 13 kecamatan dan 134 desa/kelurahan yang dihuni masyarakat heterogen, beraneka ragam suku, ras, etnis budaya dan agama.
Walaupun demikian, kesehariannya masyarakat Tanjung Jabung Barat mampu hidup berdampingan serta sangat menjunjung tinggi nilai-nilai hukum, kerjasama serta gotong royong.
"Masyarakat Tanjung Jabung Barat, walaupun berbeda-beda namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai hukum, kerjasama dan gotong royong," terang bupati.
Bupati menyampaikan tentang ketakutan masyarakat untuk berhubungan dengan pengadilan. Hal itu menjadi tantangan terbesar bagi lembaga peradilan khususnya Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Barat, sehingga masyarakat tidak takut dan asing dengan pengadilan.
Menurutnya, butuh kerja keras dan sosialisasi yang gencar kepada masyarakat bahwa pengadilan tanjung jabung barat sudah sangat terbuka, transparan dan tidak memihak.
"Ini tantangan bagi lembaga peradilan maka dari itu butuh kerja keras dan sosialisasi untuk membuka pemikiran masyarakat soal pengadilan," ujar Bupati.
Turut hadir dalam acara kunjungan kerja Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Forkompinda Tanjung Jabung Barat, Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal, Ketua Pengadilan Negeri, staf ahli dan asisten di Setda Tanjung Jabung Barat. (*)