April 2019 Ini Dinas PUPR Batanghari Bakal Bikin Jogging Track di Pematang Umo Tinggal

Di Pematang Umo Tinggal, Dinas PUPR Kabuapeten Batanghari bakal membangun arena jogging di atas areal persawahan.

April 2019 Ini Dinas PUPR Batanghari Bakal Bikin Jogging Track di Pematang Umo Tinggal
tribunjambi/rian aidilfi afriandi
Lokasi Pematang Umo Tinggal yang bakal dibangun jogging track. 

April 2019 Ini Dinas PUPR Kabupaten Batanghari Bakal Bikin Jogging Track di Pematang Umo Tinggal

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Tak lama lagi, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batanghari bakal membuat Ruang Terbuka Hijau (RTH) di dua lokasi, yaitu Jalan Jendral Sudirman dan Pematang Umo Tinggal.

Di Pematang Umo Tinggal, Dinas PUPR Kabuapeten Batanghari bakal membangun arena jogging di atas areal persawahan. Di sana juga ada tempat bermain, gazebo dan jalur sepeda. Lokasi ini tepat di depan Rumah Dinas Bupati Batanghari.

Kepala Dinas PUPR, Zulkifli, mengatakan, untuk pembangunan RTH pada 2019 ini di kawasan Pematang Umo Tinggal, pihaknya mengajukan dana lebih kurang Rp 8 miliar. Namun hanya terakomodir Rp 620 jutaan.

Alhasil, Dinas PUPR untuk 2019 ini bakal membangun sebagian kecil jogging track dan tempat bermain, gazebo, dan jalur sepeda.

"Kita punya konsep global dengan tema persawahan. Meski yang diakomodir hanya Rp 680 jutaan untuk pembangunannya, tapi kita tak lari dari konsep awal. Jadi tahap awal ini kita bangun jogging track dan area bermain," katanya, Rabu (20/2).

Selain itu, pembangunan RTH juga dibutuhkan perbaikan saluran irigasi. Pasalnya, lokasi tersebut merupakan areal persawahan. Perbaikan saluran air di lokasi tersebut, Zulkifli melanjutkan, bakal menelan dana sekira Rp 780 jutaan.

"Di sini tidak bisa hanya dikerjakan oleh satu instansi saja. Tapi juga melibatkan Dinas Pertanian dan Dispora. Jadi bakal dikerjakan bersama-sama nantinya," lanjutnya.

Namun, Zulkifli tetap bersyukur untuk pengajuan pembangunan tersebut masih diakomodir walau nilainya tak sesuai dengan yang diajukan.

"Karena dana APBD kita terbatas. Karena yang lain bnyk membutuhkan alokasi dana," ujarnya.

Dia menuturkan, pemilihan lokasi jogging track di Pematang Umo Tinggal, lantaran akses atau jarak dengan masyarakat tak mudah dijangkau. Ditambah jauh dari keramaian.

"Dan ini paling lambat pengerjaan fisiknya April 2019," jelasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved