Dana Desa Rawan Penyelewengan, Kejari Batanghari Adakan Gerakan Desa Bebas Korupsi

"Kita juga tidak akan mendampingi ketika tidak dimintai. Ketika diminta baru kita mendampingi," jelasnya.

Dana Desa Rawan Penyelewengan, Kejari Batanghari Adakan Gerakan Desa Bebas Korupsi
tribunjambi/rian
Kunjungan Wakajati Jambi, Yuspar ke Kejari Batanghari, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dana desa, dalam waktu dekat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batanghari, bakal membuat gerakan Desa Bebas Korupsi.

Kajari Batanghari, Mia Banulita mengatakan, satu diantara dari gerakan tersebut yaitu untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para kepala desa di Kabupaten Batanghari dalam mengelola Dana Desa (DD) dengan baik.

Baca: 11 Desa di Kerinci Tak Bisa Nikmati Dana Desa, Ini Daftar Desa dan Penyebabnya

Baca: Pria Ini Predator 5eksual yang Diduga Garap Anak Laki-laki dari Usia 5 Tahun, Sampai 865 Kali

Baca: Di Persidangan, Pria Ini Ngaku Butuh Modal untuk Menikah, Ternyata Ini yang Telah Dilakukannya

Dana desa itu kata Kajari, kerap rawan terjadinya penyelewengan sehingga tiap tahun pihaknya rutin melakukan pendampingan dana desa.

"Kita turun langsung ke desa-desa untuk melakukan kegiatan pendampingan atau asistensi terhadap para kades di Kabupaten Batanghari untuk mengelola dana desa agar mencegah tindak pidana korupsi," tuturnya.

Baca: Sakit Hati Diselingkuhi, Pria Ini Gelar Pesta, Undang Pacar dan Selingkuhannya, Ini yang Terjadi

Baca: Dari Monyet Putus Cinta sampai Tiang Ambruk Kena Puting Beliung

Baca: Selalu Tampil Beda, Ini 4 Fakta Perjalanan Sidang Ahmad Dhani Di Pengadilan Negeri Surabaya

Ia menyebutkan, bila ada kepala desa yang ragu dalam hal penggunaan dana desa, bisa melakukan konsultasi atau pendampingan hukum dalam setiap tahapan pelaksanaan pengelolaan dana desa.

Baik mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban.

"Kita juga tidak akan mendampingi ketika tidak dimintai. Ketika diminta baru kita mendampingi," jelasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved