Truk Batubara Kembali Langgar Aturan, Dishub Provinsi Jambi Akan Gelar Rapat Besar

Banyak truk muatan batubara yang melintas di luar jam operasional, Dishub Provinsi Jambi akan menggelar rapat koordinasi dengan semua lintas.

Truk Batubara Kembali Langgar Aturan, Dishub Provinsi Jambi Akan Gelar Rapat Besar
tribunjambi/wahyu herliyanto
Sebanyak 35 kendaraan truk batubara yang melintasi jalan Kota Sarolangun dilakukan penilangan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menyikapi masih banyaknya kendaraan truk muatan batubara yang melintas di luar jam operasional, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi akan menggelar rapat koordinasi bersama Dishub Batanghari, Muarojambi, serta instansi terkait, pada Selasa (12/2) besok.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adhi melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat, Wing Gunariadi saat dikonfirmasi melalui pesan whatshappnya Senin (11/2), mengatakan rapat kordinasi tersebut akan direncanakan pada Selasa besok 12 Februari 2019.

"Besok tanggal 12 kita akan rapat koordinasi dengan mengundang Ditlantas Polda, Kasat Lantas dan Dishub Batanghari, Dishub Muarojambi dan Dishub Kota Jambi terkait banyaknya mobil barang yang masuk ke jalan ness walaupun ada larangan dan juga terkait angkutan batubara yang melanggar jam operasional" ujarnya.

Baca: 25 Persen Warga di Merangin Belum Punya Akta Kelahiran, Ini Penyebabnya

Baca: Tanaman Rumahan Ini Sekarang Diburu, Bahkan Berharga Jutaan Rupiah: Ini Dia Khasiatnya

Baca: Puluhan Desa di Provinsi Jambi, Belum Teraliri Listrik. Terbanyak di Daerah Ini

Baca: Lulus Tes CPNS, Dokter Ahli di Kota Jambi Ini Justru Pilih Mundur, Ternyata Ini Alasannya

Baca: Kronologi Cleaning Service SMP 2 Galesong Diduga Dianiaya 4 Siswa dan Orang Tuanya

Wing juga menyampaikan dalam rapat tersebut nantinya akan mengambil solusi atau langkah dalam penertiban angkutan yang melanggar rambu larangan atau jam operasional.

"Nanti pada rapat tersebut akan diambil langkah atau solusi dalam penertiban terhadap angkutan yang melanggar rambu larangan baik jam operasional maupun larangan masuk ke jalan ness" paparnya.

Wing berharap dalam pelaksanaan penegakan hukum diharapkan Ditlantas Polda dapat melakukan penertiban sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Karena sesuai UU No. 22 Tahun 2009, pelaksanaan penegakan hukum menjadi kewenangan Polri, maka nanti diharapkan Ditlantas Polda dapat memerintahkan kepada Kasat Lantas untuk melakukan penertiban karena instrumen rambu yang menjadi larangan telah kita pasang sesuai kewenangan," pungkasnya.

Seperti diketahui, jam operasional mobil angkutan batubara untuk melintas telah ditetapkan yakni pada pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved