Puluhan Desa di Provinsi Jambi, Belum Teraliri Listrik. Terbanyak di Daerah Ini

Berdasarkan data dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi, ada 65 desa di Provinsi Jambi saat ini belum dimasuki jaringan Listrik PLN

Puluhan Desa di Provinsi Jambi, Belum Teraliri Listrik. Terbanyak di Daerah Ini
tribunjambi/darwin
Ilustrasi. Jaringan listrik di Jalan Patunas Kuala Tungkal. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Listrik saat ini menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Sayangnya, masih ada masyarakat di Provinsi Jambi belum menikmati listrik sama sekali.

Hingga saat ini masih ada puluhan desa di Provinsi Jambi yang belum teraliri listrik dari PLN, terbanyak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Berdasarkan data dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi, sedikitnya 65 desa di Provinsi Jambi saat ini belum dimasuki jaringan Listrik PLN.

Kepala Bidang Energi Baru terbarukan, yang juga merangkap sebagai Plt Kabid Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Jambi, Zulfahmi
Kepala Bidang Energi Baru terbarukan, yang juga merangkap sebagai Plt Kabid Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Jambi, Zulfahmi (tribunjambi/zulkifli)

Baca: Jumlah Gaji Pegawai PLN Bila Diterima, Ini Lowongan Kerja PLN 2019, Pendaftaran 11-14 Februari

Baca: Gardu Listrik Rusak, Warga Kebingungan Dua Hari Air PDAM di Mendalo Mati

Baca: Tragis, Bos Tekstil Bandung di Malaysia, Kronologi Ditemukan Sudah Dimutilasi, Potongan Tersebar

Desa-desa itu tersebar di sejumlah kecamatan diantaranya, Kabupaten Tanjung Jabung Barat ada 25 desa, Kabupaten Merangin 17 desa, Kabupaten Sarolangun 9 desa, Kabupaten Kerinci 1 desa, Kabupaten Batanghari 1 desa, Kabupaten Muarojambi 1 desa, Kabupaten Tanjung Jabung Timur 5 desa, Kabupaten Bungo 3 desa, Kabupaten Tebo 2 desa, serta Kota Sungai Penuh 1 desa.

Kepala Bidang Energi Baru terbarukan, yang juga merangkap sebagai Plt Kabid Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Jambi, Zulfahmi saat diwawancarai Tribunjambi.com Senin (11/2/2019) menyebutkan, tahun ini PLN mengupayakan semua desa di Provinsi Jambi 100 teralisri listrik.

Namun, menurut Fahmi, ada beberapa titik disuatu desa tertentu yang tidak bisa dijangkau pihak PLN. Misalnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca: Terduga Korupsi PDAM Batanghari , Terdakwa Ternyata Sudah Berkali-kali Ditegur dan Diingatkan Atasan

Baca: Di Kawasan Hutan Ini, BKSDA Jambi Lepasliarkan Dua Elang Brontok dan Tiga Kucing Hutan

Baca: Seorang Penumpang Harus Alami Patah Kaki Saat Pesawat Bermanuver Hindari Pesawat Lain di Udara

"Karen PLN itu, mau membangun jaringan listrik melihat dulu, berapa rasio kebutuhan listriknya dan biaya yang dibutuhkan untuk membangun ke sana. Biasanya kalau kurang dari 100 kk mereka tidak mau," sebut Fahmi, Senin (11/2/2019).

Lanjutkan Fahmi, solusi untuk daerah-derah perkampungan yang tidak bisa dibangun oleh pihal PLN tersebut akan ditangani oleh Pemerintah Daerah dengan pembangunan jaringan listrim yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) sederhana, seperti PLTMH dan pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS).

"Kalau untuk pengembangan listrik EBT ini, kita koordinasi dengan PLN dulu, apakah daerah itu mau dibangun pihak PLN atau tidak. Tapi, sebelum dibangun kita melakukan study kelayakan terlebih dahulu," sebut Fahmi.

Baca: Raih IPK 4.0, Regita Anggia Tulis Skripsi dengan Judul #2019GantiPresiden. Berikut 5 Faktanya

Baca: Menguak Keberadaan Dentasemen Harimau (Den Harin), Pasukan Elite Indonesia yang Misterius

Baca: Kondisi Ali Mochtar Ngabalin Saat Sakit Pakai Kursi Roda Dan Kakinya Dijepit Alat Khusus

Untuk tahun ini, pihak Dinas ESDM Provinsi Jambi tidak ada mengaangarkan pengadaan alat pembangkit listrik dengan EBT, namun hanya akan merevitalisasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kabupaten Batang Hari.

"Untuk membangun pembangkit listrik dengan EBT yang berskala besar itu biayanya cukup besar, anggaran di ESDM tidak cukup. Biasanya itu proyek strategis nasional atau dari pihak ketiga," jelasnya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved