Dokter Ini Mengundurkan Diri dari CPNS Kota Jambi, BKPSDM akan Tetap Cari Pengganti

"Yang pasti orangnya adalah yang kemarin mengikuti proses seleksi CPNS sebagai dokter ahli pratama," katanya.

Dokter Ini Mengundurkan Diri dari CPNS Kota Jambi, BKPSDM akan Tetap Cari Pengganti
NET
ilustrasi dokter 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Setelah M. Albie mengundurkan diri dari CPNS Kota Jambi, BKPSDM Kota Jambi akan tetap mencari penggantinya menjadi PNS yang akan bertugas menjadi dokter di ahli pratama di Puskesmas Pakuan Baru.

Disampaikan Dwi, kepala Bidang Mutasi BKPSDM Kota Jambi, bahwa dalam proses penerimaan CPNS Kota Jambi, membutuhkan dokter ahli pertama di Puskesmas Pakuan Baru. Sehingga dalam proses ini, pihaknya tetap akan menggantikan nama M Albie tersebut.

Baca: Lulus CPNS Namun Mengundurkan Diri, Dokter Ahli CPNS Kota Jambi Bakal Dapat Sanksi Seperti Ini

Baca: Lulus Tes CPNS, Dokter Ahli di Kota Jambi Ini Justru Pilih Mundur, Ternyata Ini Alasannya

Baca: Deretan Artis yang Merupakan Keturunan Kerajaan, Ada Artis yang Awet Muda Meskipun Sudah Kepala 5

Menurutnya saat ini sedang dalam proses mencari siapa yang harus menggantikan M Albie melakui proses BKN Pusat. Terkait dengan siapa nama-nama yang akan menggantikan, dirinya belum bisa menyebutkan.

"Yang pasti orangnya adalah yang kemarin mengikuti proses seleksi CPNS sebagai dokter ahli pratama," katanya.

Dalam proses tersebut, pihaknya akan segera mengumumkan siapa nama yang ditentukan oleh BKN untuk menggantikan M Albie.

Baca: Beredar Foto Ali Mochtar Ngabalin Terbaring Sakit, Dirawat, Ternyata Begini Kondisinya

Baca: Harga Tiket Pesawat Garuda, Batik, Lion Air, Sriwijaya, Citilink Masih Tinggi, Ini Harganya

Baca: Pengakuan Saksi, Sipir Lapas Ini Sering Bawa Sabu ke dalam Lapas Klas II A Jambi

Baca: 5 Cerita Unik Gunung Dempo tempat Pendaki Asal Jambi Tergeletak, Benarkah Ada Emas Murni?

"Dalam waktu dekat akan segera diberitahu siapa nama yang ditentukan oleh BKN, supaya yang bersangkutan bisa melengkapi bahan-bahan yang diperlukan," jelasnya.

Namun dalam proses tersebut, satu nama ini pasti terjadi keterlambatan pemberian SK dan Nomor Induk pegawai. Karena bahan yang dilengkapi harus diseleksi di BKN.(*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved