Dalam Pendidikan Prajurit Marinir, Ada Istilah "Nasi Komando": Mengejutkan Ini Dia Menunya

TRIBUNJAMBI.COM-- Pada prinsifnya dalam pendidilkan militer TNI, untuk membentuk pasukan komando adalah

Dalam Pendidikan Prajurit Marinir, Ada Istilah
IST/Dinas Penerangan Korps Marinir
Ilustrasi--Lomba Pembinaan Satuan (Binsat) Korps Marinir 2018 di Mojokerto 

Tahap yang terakhir adalah Tahap Lintas Medan dengan menempuh jarak 300 km dari Banyuwangi menuju Surabaya.

Jarak itu ditempuh dengan berjalan kaki memotong 4 pegunungan di Jawa Timur.

Agar semua siswa komando mampu mengikuti semua latihan yang sangat berat itu, para pelatih menyiapkan dukungan berupa makanan yang cukup memadai.

Baca: Truk Batubara Kembali Langgar Aturan, Dishub Provinsi Jambi Akan Gelar Rapat Besar

Tapi jangan dibayangkan menu makanan itu seperti nasi bungkus atau nasi kotak yang dipesan dari rumah makan atau katering tertentu.

Semua menu makanan untuk siswa komando Marinir dimasak oleh para pelatihnya karena semua pasukan Marinir pada umumnya mahir memasak.

 Salah satu ketrampilan yang dilatihkan dalam pendidikan komando TNI pada umumnya adalah agar pasukan komando mengenal beragam jenis tanaman dan hewan untuk survival sekaligus cara memasaknya.

Acara makan siang memang merupakan acara yang sangat luar biasa bagi semua siswa pendidikan komando karena kondisinya selalu sangat lapar akibat latihan yang begitu keras.

Baca: Menteri Susi Angkat Jaring Bersama Nelayan di Danau Kerinci, Ini Foto-fotonya

Maka menu makan siang yang biasa disajikan kepada para siswa komando Marinir juga sangat istimewa.

Biasanya menunya berupa nasi putih sayur mayur seperti pecel lauk tahu tempe dan sebutir telur mentah.

Sebelum disantap menggunakan tangan menu "nasi komando" semuanya dicampur terlebih dahulu kemudian baru diguyur telur mentah lalu diaduk lagi.

Halaman
123
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved