Waspada, Inilah Jenis Uang Palsu yang Paling Sering Ditemukan Bank Indonesia Jambi

Data Bank Indonesia, selama 2018, jumlah uang palsu yang dilaporkan ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi sebanyak 1.885 lembar.

Waspada, Inilah Jenis Uang Palsu yang Paling Sering Ditemukan Bank Indonesia Jambi
Tribun Jambi/Fitri Amalia
Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah Layanan dan Administrasi Bank Indonesia Provinsi Jambi, Pandu Wirawan, menunjukkan uang palsu yang diterima BI. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM - Untuk meminimalisir peredaran uang palsu, Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan transaksi non-tunai yang terdapat dalam program Gerakan Nasional Non Tunai atau GNNT.

Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah Layanan dan Administrasi Bank Indonesia Provinsi Jambi, selain dapat terhindar dari peredaran uang palsu masyarakat juga dapat meminimalisir terjadinya tindakan kriminalitas dengan GNNT.

Menurut data Bank Indonesia, selama 2018, jumlah uang palsu yang dilaporkan ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi sebanyak 1.885 lembar.

"Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan penemuan uang palsu pada tahun 2017 yakni sebanyak 1.493 lembar," ujarnya, Jumat (8/2).

Pandu mengatakan dengan banyaknya laporan uang palsu bisa jadi masyarakat semakin mengerti dan memahami perbedaan uang palsu dan uang yang asli.

Masyarakat juga sudah paham bagaimana harus melaporkan jika sudah mendapatkan uang palsu.

"Slogan Dilihat, Diraba dan Diterawang BI, sudah dipahami dan praktikkan dengan baik oleh masyarakat, " tuturnya.

FB LIVE:

Pandu juga menyebutkan, jumlah uang palsu yang paling banyak beredar adalah pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000.

Halaman
123
Penulis: fitri
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved