Setengah Kilogram Sabu Diselipkan Dalam PDL, "Jangan Dibuka Itu Paket untuk Komandan"

Jajaran Polda Jambi berhasil menggagalkan penyelundupan 500 gram sabu dan 100 butir pil ekstasi di perairan Tanjab Barat.

Setengah Kilogram Sabu Diselipkan Dalam PDL,
kompas.com
ilustrasi sabu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Fadly

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jajaran Polda Jambi berhasil menggagalkan penyelundupan 500 gram sabu dan 100 butir pil ekstasi di perairan Tanjab Barat. Dalam penangkapan itu satu orang ikut diringkus.

AI alias Irvan (26) warga Jalan Yos Sudarso GG Todak 1 Nomor 15 RT 002/012, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau ditetapkan jadi tersangka, dan barang bukti diamankan di Mapolres Tanjab Barat.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Penangkapan dilakukan tim gabungan Satresnarkoba Polres Tanjab Barat, Satpol Air Polres Tanjab Barat, BKO KP Anis Madu Baharkam Polri, Polsek KP Marina dan Personil Kodim 0419/Tanjab," ujar Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Sabtu (2/2).

Baca: Sebaik Anda Tahu, Apa Itu Kista Ginjal. Ini Gejala dan Penyebabnya

Baca: Gempa di Mentawai Magnitudo 6, Warga Berlari Selamatkan Diri, Rumah Dikabarkan Rusak, Ini 7 Faktanya

Baca: 7 Fakta Gempa Beruntun Mentawai, Picu Kepanikan di Beberapa Kota, Gempa Susulan 31 Kali

Baca: Gempa Mentawai Picu Kepanikan di Beberapa Kota di Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap BMKG

Baca: Sebelum Dimakamkan, Jenazah Abdul Fattah Sempat Disalatkan Dua Kali

Menurutnya, barang haram ini diselundupkan pelaku melalui Jambi dengan tujuan Provinsi Sumatera Selatan. Namun, berhasil digagalkan di Pelabuhan Marina Kuala Tungkal.

Ia menjelaskan, penangkapan bermula saat tim gabungan melakukan kegiatan rutin pemeriksaan penumpang dan barang yang masuk melalui Pelabuhan Marina Kuala Tungkal.

"Saat itu, petugas melihat 1 orang penumpang dengan gelagat mencurigakan dan berusaha menghindari petugas," bebernya.

Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang yang diketahui berinisial AI tersebut. Selanjutnya pelaku diminta untuk membuka tas barang yang dibawa. Saat dibuka tas bawaan AI ditemukan satu paket JNE yang diselipkan dalam baju PDL loreng TNI.

”Ketika ditanya, AI mengatakan bahwa paket tersebut merupakan souvenir dari Malaysia dan akan diberikan kepada seorang anggota TNI di Palembang. Dan AI menolak untuk membuka paket tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya pelaku menelpon seseorang yang mengaku sebagai oknum anggota dan sebagai pemilik tas. Oknum itu ingin berbicara dengan personel yang melakukan pemeriksaan. Dalam pembicaraan melalui telepon itu, oknum tersebut mengatakan.

“Jangan dibuka paket itu, itu paket untuk komandan di Palembang," katanya.

Karena pelaku terus menolak untuk diperiksa, dan terlihat mencurigakan, petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 500 gram sabu dan 100 butir pil ekstasi.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Tanjab Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.

Baca: Dapat Anggaran Ratusan Juta, Perpusatakaan Bungo Akan Tambah 3.000 Koleksi Buku Baru

Baca: VIDEO: Murid Kelas 3 SD Kesulitan Berjalan Karena Sepatu Kebesaran, Begini Cerita Pilu Sebenarnya

Baca: BREAKING NEWS: Gempa di Mentawai, Warga Kerinci Berhamburan Keluar Rumah

Baca: VIDEO: Menegangkan, Detik-detik Warga Hanyut Terbawa Arus Banjir di Manado, Diteriaki Agar Menepi

Baca: Terlanjur Jadi Musisi, Padahal Cita-Cita Ahmad Dhani Ingin Jadi Menteri

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved