VIDEO: Bupati Batanghari Kecewa, Dampak Limbah Drilling Cemari Lingkungan, Aparat Dinilai Lamban

Sekira pukul 09.00 WIB rombongan bupati tiba di kawasan Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, langsung meluapkan kekecewaan.

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Tiba di lokasi penambangan minyak ilegal Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang Bupati Batanghari, Syahirsah langsung terlihat kecewa, dan merasa kesal dengan aparatnya yang dinilai lamban.

Sekira pukul 09.00 WIB rombongan bupati tiba di kawasan Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, langsung meluapkan kekecewaan.

Di mana Bupati merasa kecewa lantaran dampak illegal drillling tersebut sudah mencemari lingkungan sekitar.

Baca: Dideadline Hingga 17 Pebruari, KPU Kota Supervisi Matangkan DPK dan DPTb di Kecamatan Paal Merah

Baca: Ganasnya Pasukan Siluman Kopassus yang Bernama SatGultor, Danjen Kopassus Cantiasa Jadi Jebolannya

Baca: Pengrajin Batik Diminta Pertahankan Kualitas, Ini Pesan Bupati Tanjab Timur

"Sudah dari sebulan yang lalu saya minta mereka buat laporan ke kementerian ESDM, kita lihat sekarang dampak lingkungan yang tercemar sudah parah dan memprihatinkan," ujar Syahirsah saat meninjau langsung kawasan illegal drilling di Kecamatan Bajubang, Rabu (30/1).

Dikatakannya pula, dalam melakukan penanganan terkait ilegal drilling tersebut pemerintah kabuapten tidak memiliki wewenang dalam penanganan illegal drilling. Pihaknya hanya bisa melakukan pelaporan ke kementrian pusat.

Baca: Pengrajin Batik Diminta Pertahankan Kualitas, Ini Pesan Bupati Tanjab Timur

Baca: VIDEO: Fasilitas Ilegal Drilling di Batanghari, dari Warung Nasi Hingga Jasa Pembuatan Ring Pompa

Baca: Dampak Ilegal Drilling di Batanghari, Sumber Air Tercemar, Warga Terpaksa Beli Air Bersih

"Cuma yang sangat disayangkan dalam pelaporan dan respon pihak terkait tersebut dinilai lamban, kita akan terus melaporkan kekementrian pusat," jelasnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved