Sebulan Bakeuda Kantongi Rp500 Juta, Ini Penyumbang Paling Banyak BBNKB

"Yang banyak ada dari Jakarta, Palembang maupun Sumbar. Kita belum hitung pasti jumlah baru nominal saja," ujarnya lagi.

Sebulan Bakeuda Kantongi Rp500 Juta, Ini Penyumbang Paling Banyak BBNKB
Tribun Jambi/Mareza Sutan AJ
Warga antre bayar pajak di Samsat Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fadly

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Program pembebasan beabaliknama Kendaraan Bermotor (BBNKB) maupun mutasi menjadi plat Jambi (BH) masih berlangsung, dan akan terus berjalan sampai dengan 30 Maret 2019 mendatang.

Kepala Bakeuda Provinsi Jambi, Agus Pringadi menyampaikan, untuk kendaraan terbanyak kendaraan roda empat sebagai penyumbang terbanyak.

"Yang banyak ada dari Jakarta, Palembang maupun Sumbar. Kita belum hitung pasti jumlah baru nominal saja," ujarnya lagi.

Baca: Dalam Sebulan, Bakeuda Kantongin Rp 500 Juta, Dari Hasil BBNKB

Baca: Gibran Rakabuming Ikut Polling Twitter Kaesang Atau Al Ghazali, yang Terjadi Berikut Bikin Ngakak

Baca: Siswa Gantung Diri di Sarolangun, Bupati Minta Orangtua Jangan Pamerkan Pertengkaran di Depan Anak

Namun dari catatan, data terbanyak kendaraan second yang terbanyak dipegang oleh Provinsi Jakarta.

"Ini karena Jakarta paling mudah cabut berkas, paling dua minggu selesai," ujarnya, Kamis (31/1/2019).

Sebelumnya, Agus menyebut untuk tahun ini memang hanya dilakukan pembebasan BBNKB saja. Tidak ada pemutihan denda pajak kendaraan bermotor, karena pemutihan pokok tersebut telah dilakukan pada tahun 2018 lalu.

Untuk Provinsi Jambi, Bakeuda juga melakukan razia plat kendaraan luar tiap awal bulan, dan harus melakukan beabaliknama untuk mendapatkan kendaraan lagi.

Baca: Tolak Ilegal Drilling, Camat Sungai Bahar Surati Seluruh Kades dan Minta Lakukan Pengawasan

Baca: Bripka Indra Gunawan Dari Polda Jambi Instruktur Pelatihan Divhumas Polri Dan Kedutaan Besar Amerika

Baca: Ilegal Driling di Tahura, Dishut Provinsi Jambi Bilang, Itu Wewenang Pemkab Batanghari

Bakeuda berharap ini akan efektif, agar kendaraan luar yang didapati saat razia bisa membayar di hari berikutnya.

"Karena kalau awal bulan rata-rata uang masih banyak, sehingga nanti bisa langsung bea balik nama kan. Tidak bisa lagi langsung ambil tilang, harus jadikan plat BH dulu," bebernya.(*)

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved