Bupati Kecewa Dampak Limbah Drilling Cemari Lingkungan, Aparat Pemerintah Dinilai Lamban

Di mana Bupati merasa kecewa lantaran dampak illegal drillling tersebut sudah mencemari lingkungan sekitar.

Bupati Kecewa Dampak Limbah Drilling Cemari Lingkungan, Aparat Pemerintah Dinilai Lamban
tribunjambi/abdullah usman
Sekira pukul 9.00 rombongan bupati Batanghari tiba di kawasan Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang langsung meluapkan kekecewaan melihat aktivitas illegal drilling, Rabu (30/1/2019). 

Bupati Kecewa Dampak Limbah Drilling Cemari Lingkungan, Aparat Pemerintah Dinilai Lamban

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Tiba di lokasi penambangan minyak ilegal Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang bupati langsung terlihat kecewa, dan merasa kesal dengan aparatnya yang dinilai lamban.

Sekira pukul 9.00 rombongan bupati tiba di kawasan Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang langsung meluapkan kekecewaan.

Di mana Bupati merasa kecewa lantaran dampak illegal drillling tersebut sudah mencemari lingkungan sekitar.

Baca: Cuitan Iwan Fals Dapat Sambutan Tak Hangat dari Para Fans, Pertanyaannya yang Jadi Perdebatan

"Sudah dari sebulan yang lalu saya minta mereka buat laporan ke kementerian ESDM, kita lihat sekarang dampak lingkungan yang tercemar sudah parah dan memprihatinkan," ujar Syahirsah saat meninjau langsung kawasan illegal drilling di Kecamatan Bajubang, Rabu (30/1).

Dikatakannya pula, dalam melakukan penanganan terkait ilegal drilling tersebut pemerintah kabuapten tidak memiliki wewenang dalam penanganan illegal drilling.

Kita hanya bisa melakukan pelaporan ke kementrian pusat.

"Cuman yang sangat disayangkan dalam pelaporan dan respon pihak terkait tersebut dinilai lamban, kita akan terus melaporkan kekementrian pusat," jelasnya. (usn)

Baca: Vanessa Angel Bakal Ditahan Atau Tidak Terkait Kasus Prostitusi Online? Begini Penjelasan Polisi

TONTON VIDEO: DETIK-DETIK AKSI BEGAL TEREKAM CCTV, KORBAN MELAWAN

IKUTI INSTAGRAM KAMI:

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved