Niat Berobat Demi Jodoh Malah Dihamili Dukun Cabul, Modusnya Ritual Hubungan Intim, Sudah 10 Kali

Seorang pasien yang datang ke dukun dan berniat mencari pengobatan bisa mendapatkan jodoh malah bernasib naas hamil karena ulah sang dukun cabul

Niat Berobat Demi Jodoh Malah Dihamili Dukun Cabul, Modusnya Ritual Hubungan Intim, Sudah 10 Kali
int
ilustrasi dukun cabul 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pasien yang datang ke dukun dan berniat mencari pengobatan bisa mendapatkan jodoh malah bernasib naas hamil karena ulah sang dukun cabul.

Seorang dukun cabul, IR (60) di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, diduga menghamili pasiennya yang berobat demi mendapatkan jodoh.

Korban dukun cabul, NW (23), warga Kecamatan Darul Makmur itu kini telah berbadan dua yang diperkirakan usia kandungannya sudah mencapai 6 bulan.

Kasus pencabulan yang dilakukan dukun cabul ini menyebabkan NW hamil 6 bulan.

Hal itu berawal dari pengobatan spriritual yang berlangsung di rumah IR.

“Pencabulan terhadap korban yang dilakukan oleh sang dukun itu terjadi sejak bulan Juli 2018 lalu, dan korban NW bersama orang tuanya beserta beberapa saudaranya melaporkan kasus itu ke Polsek Darul Makmur pada, Sabtu (26/1/2019),” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto melalui Kapolsek Darul Makmur Ipda Zulhatta kepada Serambinews.com, Minggu (27/01/2019).

Baca: Viral, Jenazah Ini Siap Dikubur, Warga Digegerkan Saat Keluar darah dari Kepala dan Nadi Berdenyut

Baca: Kronologi Harimau Taman Rimba Paru-paru Basah, Muntah Lalu Mati, sebelumnya Singa Juga Mati

Baca: HNW Tuding Jan Ethes Diajak Kampanye, Kubu Jokowi Membantah, Singgung Rekam Jejak PKS

Baca: Ini Khasiat Batu Merah Delima Bila Dipegang Ahok, Harganya Setara 34 Honda PCX

Disebutkan, pada Juli 2018 lalu NW beserta ibunya datang ke rumah IR untuk mengobati NW karena sulit mendapat jodoh.

Sesampai di rumah dukun itu, tersangka menyatakan bahwa korban telah diguna-guna oleh seorang pria yang tidak di ketahui identitasnya, sehingga korban sulit mendapat jodoh.

Setelah melakukan pengobatan pertama, korban disarankan untuk tinggal atau menginap sementara di rumah tersangka IR.

Keesokan harinya, tersangka melakukan pengobatan lanjutan terhadap korban yang berlangsung di dalam kamar tersangka atau kamar sang dukun.

Ilustrasi
Ilustrasi ()
Halaman
12
Editor: bandot
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved