Petani di Kayu Aro, Kerinci Ramai-ramai Buang Kentang dan Sayur Kol ke Jalan Raya, Protes Harga

Aksi sebagai bentuk protes kepada pemerintah ini dilakukan para petani yang merasa dirugikan dengan harga jual yang sangat rendah.

Petani di Kayu Aro, Kerinci Ramai-ramai Buang Kentang dan Sayur Kol ke Jalan Raya, Protes Harga
tribunjambi/ist
Rendahnya nilai jual kentang dan sayur kol, membuat petani di Kayu Aro, Kerinci, membuang hasil panennya 

Meski tak membuat macet, namun pengendara harus ekstra hati jati saat melintas.

Informasi yang didapatkan aksi buang kentang, kol dan sayurannya itu dilakukan di Jalan Kayuaro depan BBI Sub Terminal Agribisnis.

Itu dilakukan petani di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci menyusul rendahnya harga jual petani.

Petani di Kayu Aro, Kerinci, membuah kentang dan sayur hasil panen mereka ke jalan raya
Petani di Kayu Aro, Kerinci, membuah kentang dan sayur hasil panen mereka ke jalan raya (IST)

Aksi sebagai bentuk protes kepada pemerintah ini dilakukan para petani yang merasa dirugikan dengan harga jual yang sangat rendah.

Kentang dijual hanya Rp3 ribu perkilogramnya.

Padahal, untuk harga normal kentang, mencapai Rp6-8 ribu per kilogramnya.

Parahnya, harga cabai pun Rp5 ribu yang harga normal Rp15-30 ribu per kilogram.

Harga bawang juga turun dari harga normal Rp12-15 ribu, sekarang 6-7 ribu per kilogram.

Baca: Ketakutan Selalu Didatangi Arwah Korban, Pelaku Pembunuh, Pembakaran Mayat di Spring Bed Menyerah

Baca: Dua Rumah Sakit di Batanghari Disebut Dinas LH Tak Laporkan Pengelolaan Limbah Berbahaya

Baca: Kolonel Arh Elphis Rudy Danrem 042/Gapu, Daftar Lengkap Mutasi Perwira di Wilayah Kodam II Sriwijaya

Baca: Mati Berturut - turut, Singa dan Harimau Kebun Binatang Taman Rimba, Inilah Dugaan Penyebab Kematian

"Harga pupuk dan obat-obatan terus naik. Sedangkan harga sayur makin murah, belum lagi upah kerja juga mahal," kata Maria, seorang Petani Kentang di Kayu Aro.

Rendahnya harga ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir.

Untuk harga normalnya bisa 20 sampai 23 ribu rupiah.

"Jika Rp5 ribu, untuk beli bibit dan biaya perawatannya saja tidak mencukupi,” kata Sugi, petani cabai lainnya.

Sementara itu berdasarkan Pantauan Tribunjambi.com di pasar tradisional Sungai Penuh, Minggu (27/1/2019), harga sayuran relatif stabil. Ditingkat penjual ini, kentang dijual dengan harga Rp6-8 ribu per kilogram.(*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved