Idham Azis Jabat Kabareskrim, Rekam Jejaknya di Kepolisian, Pernah Menjabat di Daerah Rawan Konflik

“Saya berharap agar Pak Idham (Idham Aziz) dapat menjadikan Reskrim makin profesional dalam melaksanakan tugas-tugasnya,”

Idham Azis Jabat Kabareskrim, Rekam Jejaknya di Kepolisian, Pernah Menjabat di Daerah Rawan Konflik
(Kompas.com/Sherly Puspita)
Kapolda Metro Jaya Irjend Idham Azis saat memberikan keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/9/2018). 

Idham Azis Jabat Kabareskrim, Ini Rekam Jejaknya di Kepolisian, Pernah Menjabat di Daerah Rawan Konflik

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti berharap Kepala Bareskrim Polri yang baru Irjen Idham Azis mampu melanjutkan dan menuntaskan kinerja dari Komjen Arief Sulistyanto.

Idham terutama perlu membenahi dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalitas anggota reserse kriminal.

Baca: Idham Azis Kabareskrim, Daftar Mutasi 48 Perwira Polri, Dankobrimob dan 5 Kapolda Digeser

Baca: Dipo Latief Mangkir di Sidang Mediasi, Reaksi Nikita Mirzani Gali Kuburmu Sendiri

Baca: Saluran YouTube Panggil Saya BTP untuk Saksikan Siaran Langsung Detik-detik Ahok Keluar Penjara

Arief akan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Arief yang menjabat Kabareskrim sejak 17 Agustus 2018 akan digantikan Irjen Idham Azis yang sebelumnya Kapolda Metro Jaya.

“Saya berharap agar Pak Idham (Idham Aziz) dapat menjadikan Reskrim makin profesional dalam melaksanakan tugas-tugasnya,” kata Poengky saat dihubungi, Rabu (23/1/2019).

Selain pembenahan internal, tutur Poengky, Reskrim juga harus makin profesional dalam menangani kejahatan-kejahatan transnasional, lalu kejahatan-kejahatan tingkat tinggi.

“Kejahatan yang terkait dengan situasi saat ini adalah hate crime yang dilakukan secara langsung maupun melalui sosial media atau kejahatan cyber,” tutur Poengky.

Misalnya, kasus hoaks 7 kontainer pembawa surat suara tercoblos dan hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Poengky mengatakan, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Idham, antara lain kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Baca: KemenPAN-RB Siapkan 100 Ribu Formasi untuk Penerimaan CPNS 2019 Maret - Simak Trik Ini Agar Lulus

Baca: Maret 2019 Pemerintah Buka Lowongan 100 Ribu CPNS 2019, 300 PNS Dipecat Karena Kasus Korupsi

Halaman
123
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved