'Nasib' Sutan Adil Hendra Telah Diputuskan, Ini Keputusan Bawaslu

Bawaslu Provinsi Jambi memutuskan kasus dugaan penyalahgunaan beasiswa yang dilakukan calon anggota DPR-RI Sutan Adil Hendra.

'Nasib' Sutan Adil Hendra Telah Diputuskan, Ini Keputusan Bawaslu
Tribunjambi/Andika
Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi mengumumkan hasil sidang soal dugaan penyalahgunaan program beasiswa PIP yang menyeret nama calon DPR RI, Sutan Adil Hendra. 

Laporan wartawan Tribun Jambi Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bawaslu Provinsi Jambi memutuskan kasus dugaan penyalahgunaan beasiswa yang dilakukan calon anggota DPR-RI Sutan Adil Hendra tidak memenuhi unsur. Bawaslu menyatakan bukti yang disampaikan pelapor tidak mencukupi.

Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi, mengatakan pihaknya sudah proses terhadap laporan dan pelapor secara menyeluruh.

Selain itu pihaknya juga sudah melakukan klarifikasi pada kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi sebagai saksi ahli.

"Laporan tidak dapat ditindaklanjuti, karena tidak memenuhi unsur," ujar Asnawi, Senin (21/1).

Dia mengatakan proses hukum ini dihentikan karena sudah menghabiskan waktu 14 hari kerja bersama sentra gabungan hukum terpadu ( Gakumdu).

Baca: Puluhan Tahun Belum Tersentuh Listrik, Begini Derita Warga Sungai Penoban

Baca: Video Marah-marahnya Edy Rahmayadi yang Viral Saat Jadi Anggota TNI, Gubernur Sumut & Ketua PSSI

Baca: Polda Jatim Kembali Beberkan Nama-nama Artis Tersangkut Prostitusi Online, Daftarnya Banyak Lagi

Baca: Dengar Suara Aneh di Kamar Anaknya, NS Kaget Melihat Anaknya, Pintu Langsung Didobrak

Baca: Soal Dugaan Penyalahgunaan Beasiswa, Nasib SAH Ditentukan Malam Ini!

Asnawi mengatakan terkait dengan adanya formulir dukungan dari caleg yang diunggah di media sosial Facebook, pihaknya tidak memenuhi yang otentik. Terlapor hanya memberikan screen shot dari media sosial tersebut.

"Pihak terlapor tidak memberikan formulir asli, dia hanya menyertakan screen shot, jadi sulit dinyatakan keasliannya," kata Asnawi.

Terkait dengan saksi-saksi yang ada juga tidak mengakui pernah menyebarkan formulir tersebut, sehingga tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Penulis: andika
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved