Kisah Sukses BUMDes
Kisah Sukses BUMDes, Desa Pentagen 'Sulap' Lahan Tidur Jadi Objek Wisata, Kini Primadona Daerah
BUMDes Pentagen berhasil menjadikan objek wisata Taman Pertiwi menjadi primadona bagi para wisatawan.
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Desa Pendung Talang Genting (Pentangen), Kecamatan Danau Kerinci, merupakan satu di antara desa di Kabupaten Kerinci yang berhasil mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
BUMDes Pentagen berhasil menjadikan objek wisata Taman Pertiwi menjadi primadona bagi para wisatawan.
Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan ekonomi masyarakat Desa Pendung Talang Genting.
Kepala Desa Pendung Talang Genting (Pentagen), Usman, mengatakan pada awalnya Taman Pertiwi merupakan hutan belantara atau lahan yang tidak digarap masyarakat.
Usman menuturkan pertama kali lahan tersebut namanya bukan Taman Pertiwi, tetapi Maskapai yang merupakan tempat penjajah Belanda.
"Kita mulai mengubah nama pada tahun 2015 yang lalu, dari Maskapai menjadi kolam Pertiwi, yang saat ini sudah dikenal sebagai objek wisata BUMDes di Provinsi Jambi," sebutnya.
Taman Pertiwi yang dikelola BUMDes ini berdiri sejak Januari 2017, namun baru dibuka secara umum untuk objek wisata Januari 2018.
"Taman Pertiwi pengunjung bisa melihat kolam ikan pertiwi yang berisi ribuan ikan di dalamnya. Ikan di dalam kolam tersebut terbilang jinak," katanya.
Baca Juga:
Daftar Orang-orang yang Mengkhianati Edy Rahmayadi, Manajer Persib Bandung Blak-blakan
Kanker Usus, Penyakit yang di Diderita Istri Ustaz Maulana, 10 Tahun Dampingi Sang Ustaz
Video 30 Detik Perkelahian Siswi SMP Vs SMK di Tondano, Selesaikan Masalah Cinta Segitiga
Daftar Orang-orang yang Mengkhianati Edy Rahmayadi, Manajer Persib Bandung Blak-blakan
King Kobra 6 Meter Teror Warga, Tegak di Depan Pintu Rumah yang Terjadi Kemudian Malah Sepert ini
Menurutnya, untuk mengembangkan Taman Pertiwi ini, pihaknya mengalami kendala, karena saat ini masih ada satu hektar lahan yang belum digarap, karena terkendala alat berat. Masyarakat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci membantu mendatangkan alat berat untuk mengali rawa yang nantinya akan dijadikan kolam ikan.
"Nanti kita juga akan membangun lapangan tenis, homestay dan menambah permainan disini, supaya wisatawan semakin ramai yang berkunjung disini, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," sebutnya.
Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan bahwa dari 285 desa dan 2 kelurahan yang ada di Kabupaten Kerinci, 148 desa di antaranya sudah memiliki BUMDes.

"Ada yang sudah maju dan ada yag sedikit lamban, dan ada yang harus dipacu. Tapi kita bertekad, BUMDes harus terus lebih baik," ujar Bupati.
Dikatakan Bupati, memang pihaknya tidak tahu kapan berakhirnya kucuran Dana Desa ini.
Untuk itu, camat diminta kreatif agar desa yang ada di bawah kecamatan masing-masing bisa maju seperti BUMDes Pentagen.
"Kita juga memohon bimbingan terus dari Jambi, untuk bisa bersaing di kancah nasional," tegasnya.
Terkait dengan permintaan Kades Pentagen, Bupati Kerinci, Adirozal langsung memerintahkan dinas perikanan untuk menurunkan alat berat ke Pentangen untuk membantu pengerukan lahan yang belum dikeruk tersebut.
"Jika alat berat dinas perikanan tidak ada, nanti sekda yang akan memerintahkan Dinas PUPR Kerinci untuk menurunkan alat berat ke sini. Usahakan cepat, karena saat ini belum banyak pekerjaan yang dilakukan, jadi alat berat bisa dibawa ke sini," kata Adirozal.
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
Perempuan Vietnam di Balik VietJet Air, Bakal Jadi Jembatan Udara Ho Chi Minh-Bali pada 2019
Daftar Orang-orang yang Mengkhianati Edy Rahmayadi, Manajer Persib Bandung Blak-blakan
Luna Maya Singkirkan Dian Sastrowardoyo dan Nirina Zubir, Ini Film Seram yang Bikin Menang
Edy Rahmayadi Mundur, Exco PSSI Ini Beberkan Fakta yang Mengejutkan, Kenyataan Dibalik Keputusan Edy