LPJU Mati di Kerinci, Murtias: Masa Pajak Lampu Jalan Bisa Tidak dibayar

"Harur dianggar cukup lah, kalau tidak cukup di APBD murni, usulkan untuk dianggarkan di APBD Perubahan, jangan sampai ..."

LPJU Mati di Kerinci, Murtias: Masa Pajak Lampu Jalan Bisa Tidak dibayar
Tribun Jambi
Ilustrasi LPJU. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik di Kabupaten Kerinci lantaran tak bayar pajak, menuai kritikan anggota DPRD Kabupaten Kerinci.

Bahkan, Dewan menyesalkan adanya penunggakan pajak penerangan Jalan Umum di Kabupaten Kerinci. Apalagi lampu jalan merupakan satu di antara kebutuhan dari masyarakat terutama saat melintas pada malam hari.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Murtias, mengatakan seharusnya pajak lampu penerangan jalan umum itu tidak boleh menunggak, karena hal tersebut merupakan pelayanan untuk masyarakat.

"Tidak boleh lah menunggak, karena lampu sangat penting bagi masyarakat terutama pengguna jalan, masa pajak lampu jalan bisa tidak dibayar," ungkapnya, Rabu (16/1).

Dia menambahkan, kekurangan anggaran itu membayar pajak PJU harus menjadi pelajaran dan evaluasi bagi Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kerinci. Dia meminta pada tahun anggaran 2019 ini harus dianggar cukup jangan sampai menunggak kembali.

"Harur dianggar cukup lah, kalau tidak cukup di APBD murni, usulkan untuk dianggarkan di APBD Perubahan, jangan sampai ada yang menunggak lagi," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa dari 285 desa di kabupaten Kerinci, masih banyak desa yang belum memiliki lampu penerangan jalan. Dirinya minta kepada Dinas terkait untuk mengusulkan pengadaan lampu jalan.

"Selain Dinas, anggota Dewan dari dapil yang belum ada PJU harus memperjuangkan, karena itu merupakan aspirasi masyarakat, jangan hanya mengandalkan dinas saja," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala PLN ranting Kerinci, Andhi mengatakan bahwa untuk PJU dibeberapa titik di kabupaten Kerinci dilakukan pemadaman, karena tidak melakukan pembayaran.

"Ya, ada beberapa PJU yang kita putus aliran listriknya karena menunggak pembayaran tagihan listriknya di Desember lalu," ungkapnya.

Ditanya jumlah tunggakan ? Andhi belum bisa menyebutkan berapa besar tunggakan PJU di kabupaten Kerinci.

"Kalau untuk data detilnya saya tidak hapal, saya lagi rapat di Bungo,"katanya.

Hal tersebut juga dibenarkan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) kabupaten Kerinci, Erwan, dia mengatakan bahwa nunggaknya pembayaran PJU di beberapa titik di Kerinci, diakibatkan karena keterbatasan anggaran.

"Untuk tagihan PJU dianggarkan di Dishub. Tapi yang dianggarkan Dishub tidak mencukupi untuk membayar tagihan PJU," kata Erwan.

 Diduga Terjerat Narkoba, Aris Idol Ditangkap Polisi

 Fakta Penangkapan Aris Idol, Bermula Tangkapan 300 Butir Ekstasi hingga Pengintaian Seminggu

 Khusus Hari Ini! Promo Paket Data Murah Telkomsel 50 GB Hanya Rp 150 Ribu, #SurpriseDeal

 Wajah 10 Artis yang Ikut #10YearChallenge, Maia Estianty dan Ririn Ekawati Muda Curi Perhatian

 Tragedi Maut di Sirkuit Sentul, Biker Igbal Hakim Tewas, Naik Motor Jalanan Terkencang di Dunia

Penulis: heru
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved