Pasca Disidak DLH Batanghari, Karena Belum Kantongi Izin Lingkungan, Ini Tanggapan Perusahaan

Hendri, Pimpinan perusahaan tersebut saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, ia tidak menampik terkait izin lingkungan tersebut memang belum ada

Pasca Disidak DLH Batanghari, Karena Belum Kantongi Izin Lingkungan, Ini Tanggapan Perusahaan
tribunjambi/abdullah usman
DLH Batanghari, melakukan sidak ke perusahaan PT Adhi Pati Bangun Negara 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pasca perusahaannya disidak Dinas Lingkungan Hidup Batanghari (DLH), ini tanggapan pimpinan perusahaan PT Adhi Pati Bangun Negara.

Terkait data dinas LH Batanghari, bahwa PT Adhi Pati Bangun Negara masih tidak memiliki beberapa dokumen perizinan, diantaranya izin lingkungan dan turunananya.

Hendri, Pimpinan perusahaan tersebut saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, dirinya tidak menampik terkait izin lingkungan tersebut memang belum dimiliki. Sebab, pada tahun lalu pihaknya sudah mengajukan berkas permohonan untuk izin lingkungan namun belum lengkap karena ada syarat yang kurang.

Baca: DLH Kabupaten Batanghari Akhirnya Bisa Terbitkan Izin Amdal, Ini Penjelasannya

Baca: Vanessa Angel Terancam Jadi Tersangka di Kasus Prostitusi Online, Sepak Terjangnya Mengejutkan

Baca: Terkuak! 5 Hal Ini Diduga Kuat Penyebab Hancurnya Hubungan Anang dan Syahrini.  Minta Komisi 75%

"Tahun lalu kita sudah masukan dokumen permohonan izin terkait UKL/UPL, namun karena memang masih ada syarat yang kurang jadi belum selesai izin tersebut. Dalam bulan ini, secepatnya kita akan lengkapi dan ajukan kembali ke dinas LH," tuturnya, kepada Tribunjambi.com.

Diakuinya, pada akhir tahun lalu perusahaannya sudah melakukan produksi meski belum mengantongi izin. Namun, hanya beberapa kali saja dan untuk tahun ini, pihaknya sengaja menghentikan operasi perusahaan menjelang izin tersebut dilengkapi dan dikeluarkan.

"Berkas sudah kita lengkapi tinggal mengantar saja, kemarin itu kendalanya karena sudah dekat akhir tahun dan melihat dinas juga sibuk diakhir tahun. Intinya kita akan lengkapi semua," bebernya. (*)

Baca: Buaya Pemangsa Deasy Tuwo Dievakuasi, Sebanyak 20 Orang Bopong Buaya Sepanjang 5 Meter Itu

Baca: DPRD Merangin Minta Aktivitas Perusahaan Pengolahan Kayu di Tabir Dihentikan, Ini Alasannya

Baca: Fotonya Bersama Caleg DPR RI Jambi Beredar di Media Sosial Para Guru di Tebo Diperiksa Bawaslu

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved