Truk Pengangkut Molen Nyangkut Kabel PLN di Muara Sabak Akibatkan Listrik Padam

Sebuah Mobil Truk pengangkut molen pengaduk semen, nekat melintasi jalan kawasan Komplek Perkantoran Kabupaten Tanjabtim.

Truk Pengangkut Molen Nyangkut Kabel PLN di Muara Sabak Akibatkan Listrik Padam
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Truk molen 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sebuah Mobil Truk pengangkut molen pengaduk semen, nekat melintasi jalan kawasan Komplek Perkantoran Kabupaten Tanjabtim.

Padahal, sudah jelas terpampang rambu-rambu larangan melintas mobil truk ukuran besar di jalan itu.

Akibat ulah sopirnya yang nakal itu, bagian atas mobil truk pengangkut molen adukan semen bernopol BH 8307 tersebut menyambar kabel listrik SR PLN di atas jalan Imam Bonjol, tepatnya di kawasan simpang empat Talang Babat, jumat (11/1) pukul 11.30 Wib tadi.

Kejadian tersebut sempat megejutkan warga disekitar, sebab terdengar suara letupan dari kabel putus putus yang dilanggar mobil, yang mengakibatkan listrik menjadi padam.

Anggota Sat Lantas Polres Tanjabtim yang menyaksikan kejadian itu lalu melakukan pengejaran terhadap truk tersebut dan membawanya ke Polres.

Baca: Timnas Indonesia U-22 Akan Melawan China dan Klub Liga 1, Tiga Striker Siap Hadapi Piala AFF 2019

Baca: Merasa Sakit Hati, Jane Shalimar Bongkar Isi Chatnya dengan Kekasih Vanessa Angel, Ini Isinya

Baca: Ponsel Canggih Redmi Note 7 Siap Dilucurkan, Kamera 48 Megapiksel, Cek Spesifikasi dan Harganya

Baca: TNI Sambangi Suku Anak Dalam, Anggota Temenggung Menti Serahkan Tiga Pucuk Senjata Rakitan ke Danrem

Kasat Lantas Polres Tanjabtim AKP Tesmirizal saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, membenarkan perstiwa itu. Ia menyebutkan Truk itu sempat ditahan dan diperiksa.

"Sudah selesai, mobilnya sudah dilepas kembali. Tapi sopir tetap berikan sanksi untuk mengganti kerusakan dan menandatangani perjanjian. Mobil dilepas karena ini angkutan untuk pembangunan proyek jalan, kalau ditahan lama-lama nanti kita dikira mengahambat pekerjaan," kata Tesmirizal. 

Tesmirizal menambahkan, mengenai ketentuan boleh tidaknya truk melintasi jalan kawasan perkantoran, itu merupakan kewenangan Dinas Perhubungan. "Karena itu proyek mungkin ada dispensasi dari Dishub," kata Kasat.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Timur Rizaldi, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com menyayangkan ulah sopir truk yang masih nekat melintasi jalan kawasan Perkantoran, sebab sudah ada aturan bahwa mobil angkutan tidak boleh melintas dikawasan itu.

"Kalau untuk proyek, seandainya tidak ada jalur lain, itu dibolehkan. Tapi kalau ada alternatif lain itu tidak bisa diberikan alternatif. Ini kan jelas melanggar, kalau mau ke arah Kampung Laut bisa mutar lewat Nibung," jelasnya.

Lanjut Rizaldi, untuk pemberian sanksi pelanggaran itu memang kembali ke Sat Lantas. "Kita bisa menilang, tapi tilang dianas perhubungan juga kemabali ke lantas," pungkasnya.

Untuk mengantisipasi padamnya listrik dalam waktu lama akibat kejadian itu, para petugas PLN dengan segera langsung datang ketempat kejadian guna untuk memperbaiki kerusakan jaringan listrik yang di sambar Truck. 

Penulis: Zulkifli
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved