Pelaku Pencurian di Pasar Atas Bungo, Sempat Kepergok Pedagang Lain. Ini Jawaban Pelaku Saat Ditanya

Maini bertanya dimana kakaknya tinggal, pelaku menjawab di Sungai Buluh. Lalu Maini tanya siapa nama kakaknya.

Pelaku Pencurian di Pasar Atas Bungo, Sempat Kepergok Pedagang Lain. Ini Jawaban Pelaku Saat Ditanya
Tribunjambi/jaka HB
Pedangan yang kehilangan dagangannya hingga mengalami kerugian sekitar Rp1,4 juta 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Pelaku pencurian dagangan milik pedagang di Pasar Atas, Muara Bungo, sempat bertemu dengan pedagang lain pada saat beraksi, Kamis (10/1/2019) malam.

"Karena kami cuma berdua perempuan, jadi kami langsung saja sudah tanya-tanya," kata Maini, Jumat (11/1/2019).

Awalnya kata Maini, ia hendak pulang ke rumahnya. Dia melewati jalan di depan warungnya. Namun, salah satu gudang penyimpanan terlihat lampunya menyala.

"Saya datangi dan saya tanya, ngapo tu?" Kata Maini.

Baca: Dampak Pemutusan Pasien BPJS di 3 Rumah Sakit di Jambi, Pasien RS Abdul Manap Meningkat 50 Persen

Baca: Gudang Pedagang di Pasar Atas Muara Bungo, Dibobol Maling, Puluhan Kilo Bawang dan Cabe Ludes

Baca: Inisial ML Finalis Putri Indonesia Tahun 2016 Dari Jambi Disebut Terkait Prostitusi Online Artis

Maini yang sempat bertemu dengan pelaku mengatakan, pelaku menggunakan topi yang di putar ke belakang, menggunakan kaos garis-garis cokelat abu-abu dan celana panjang hitam.

"Kulitnya agak gelap. Kalau orang sini saya tahu. Itu dak kenal siapa," ungkapnya.

Maini mengatakan, saat ditanya, pelaku mengaku menutup warung kakaknya.

"Dia bilang, nutup warung kakak uni, lupo dikunci," tutur Maini, menirukan jawaban pelaku.

Pedagang yang kehilangan dagangannya
Pedagang yang kehilangan dagangannya (Tribunjambi/jaka HB)

Maini bertanya dimana kakaknya tinggal, pelaku menjawab di Sungai Buluh. Lalu Maini tanya siapa nama kakaknya.

"Pelaku kemudian ucap istighfar lalu menoleh ke dalam seperti mencari sesuatu. Mungkin kayu atau apa, jadi saya langsung saja menuju ke rumah takut diserang atau diapa-apain," ungkapnya.

Maini mengatakan suasana pasar waktu itu juga sepi sekali.

Baca: Lebih 24 Jam Korban Tenggelam Belum Ditemukan, Meski Malam, Tim Tetap Lanjutkan Pencarian

Baca: Bantu Salurkan Hak Pilih, KPU Siapkan Alat Braille di Bilik Suara, untuk Pemilih Disabilitas

"Diujung pasar itu biasanya ada orang ramai duduk-duduk. Malam tu tidak ada," katanya.

Pemilik gudang Dodi, mengaku kehilangan dagangannya berupa bawang merah, bawang putih, dan cabe merah, puluhan kilo. Ia mengira, kerugian yang dialaminya sekitar Rp1,4 juta.(*)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved