Warga Sering Buang Sampah Sembarangan di Beberapa Lokasi, Ini Upaya Pemkab Muarojambi Menyadarkannya

Selain kekurangan armada angkutan, kesadaran masyarakat juga menjadi persoalan Perkim dalam mengatasi masalah sampah.

Warga Sering Buang Sampah Sembarangan di Beberapa Lokasi, Ini Upaya Pemkab Muarojambi Menyadarkannya
tribunjambi/syamsul bahri
Pemkab membuat taman dadakan di lokasi yang sering dibuat warga membuang sampah sembarangan, dengan cara membuat pot kembang dari ban maupun dengan pot lainnya 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Volume sampah di Kabupaten Muarojambi, setiap harinya mencapai 20 ton perhari. Hal ini membuat Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Muarojambi, mengalami kewalahan untuk mengatasi sampah tersebut.

Selain kekurangan armada angkutan, kesadaran masyarakat juga menjadi persoalan Perkim dalam mengatasi masalah sampah. Sebab, banyak masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempat yang disediakan Pemkab.

"Karena persoalan sampah itu, bukan kita di dinas, tapi itu persoalan semua. Apalagi masyarakat yang masih minim untuk sadar membuang sampah pada tempatnya," jelas Kepala Dinas Perkim Muarojambi, Ridwan.

Baca: Izinkan Istri Masuk Ruang Kokpit Pesawat, Seorang Pilot Diskors dan Didenda

Baca: Munculnya Nama Ratu Munawaroh, Isteri Alm Zulkifli Nurdin Jadi Calon Wagub, Ini Kata Ketua PAN Jambi

Baca: Momentum HUT Ke-62 Provinsi Jambi Pacu Investasi, Pembangunan Infrastruktur 2019 Menuju Jambi Tuntas

Membuat taman dadakan, menjadi solusi agar warga tidak membuat sampah sembarangan di lokasi yang dibuat taman
Membuat taman dadakan, menjadi solusi agar warga tidak membuat sampah sembarangan di lokasi yang dibuat taman (tribunjambi/syamsul bahri)

Menurut Ridwan, pada tahun 2018, pihaknya hanya bisa mengambil sampah ditiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sekernan, Kumpeh Ulu dan Jambi Luar Kota (Jaluko). Sedangkan armada yang dimiliki Dinas Perkim sebanyak delapan unit.

Tahun 2018 lalu kata Ridwan, setidaknya ada 5.708.75 meter kubik sampah yang di angkut. Dengan demikian, Ridwan berharap kepada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Karena selama ini, sampah tidak hanya di tumpukan yang disediakan, melainkan hingga kejalan-jalan.

Saat ini pihaknya kata Ridwan, sedang membuat taman dadakan di beberapa titik tempat yang menjadi pembuangan sampah masyarakat. Hal ini sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Baca: Sarolangun Dapat WTP, Bupati Cek Endra: APBD Bisa Bertambah

Baca: Sekda Provinsi Jambi Tegaskan Komitmen Kerjasama Dengan BPKP Terus Ditingkatkan

Baca: Pemkab Kembali Bangun Islamic Center di 3 Kecamatan, Pemkab Diminta Kecamatan Siapkan Lahan

"Antisipasi saat ini kita lakukan yaitu selain mengupayakan armada yang ada, saat ini di pinggir jalan beberapa tempat sudah di buat taman dengan menggunakan ban. Hal ini mengurangi sampah di jalanan, seperti di Jaluko," ungkapnya.

"Ini sebagai tanda juga buat masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di jalanan," jelas Ridwan. (*)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved