Pakai 3 Truk, Ratusan Warga Datangi Kejari Bungo, Minta Rio Rambah Diperiksa

Mereka menyampaikan tuntutan agar kepala desa mereka diberhentikan dan diperiksa lebih lanjut oleh kejaksaan.

Pakai 3 Truk, Ratusan Warga Datangi Kejari Bungo, Minta Rio Rambah Diperiksa
Tribunjambi/jaka HB
Warga Dusun Rambah, berunjuk rasa di Kejari Bungo, minta Rio (Kepala Dusun) diperiksa 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ratusan warga Dusun Rambah, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo, Kamis (10/1/2019) mendatangi Kejaksaan Negeri Bungo. Mereka datang berunjuk rasa dengan menggunakan tiga truk.

Mereka menyampaikan tuntutan agar kepala desa mereka diberhentikan dan diperiksa lebih lanjut oleh kejaksaan. Ratusan masyarakat Rambah ini meminta kejaksaan menindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang dilakukan oleh Rio Rambah.

As'ari, Koordinator aksi mengatakan tindakan tersebut merugikan masyarakat Dusun Rambah. Pihaknya juga mengaku telah melapor kepada pihak berwajib terkait dugaan tersebut.

Warga Dusun Rambah, Kecamatan Tanah Tumbuh, unjuk rasa ke Kejari Bungo, Kamis (10/1/2019)
Warga Dusun Rambah, Kecamatan Tanah Tumbuh, unjuk rasa ke Kejari Bungo, Kamis (10/1/2019) (Tribunjambi/jaka HB)

"Kami menghormati hukum, oleh karena itu kami sudah melaporkan perkara ini kepada pihak berwenang. Yang kami minta kejaksaan untuk menindaklanjuti ini lebih cepat," ujarnya.

Dirinya juga menyebut bahwa semua bukti sudah ada, tinggal kejaksaan menindaklanjuti laporan tersebut.

Bimo Budi Hartono, Kepala Kejaksaan Negeri Bungo mengatakan, pihaknya akan mencari data terkait kasus dugaan korupsi tersebut.

"Pada prinsipnya kami memiliki misi mengamankan jalannya pembangunan yang sesuai koridor hukum yang berlaku. Tidak hanya di kota tetapi juga di desa," ungkapnya.

Baca: Bocah 5 Tahun di Sumay, Tenggelam saat Mancing Bersama Teman-temannya

Baca: Potensi Daftar Pemilih Pindahan di Tanjabtim Tinggi, Ini yang akan Dilakukan KPU

Baca: Dua Remaja Penuh Tato Dihadirkan di Persidangan, Ternyata Ini Masalahnya

Bimo mengatakan, laporan kasus ini sudah ada di kejaksaan. Namun, karena ada aturan dan prosedur yang harus dilakukan, Bimo meminta masyarakat agar bersabar.

"Mohon pemahaman dari masyarakat, karena dalam menindaklanjuti ini ada prosedur yang berlaku. Seperti ada penyelidikan dulu, baru kita terbitkan surat indikasi pidana. Dan, tentu saja dari situ akan mencari orang yang paling bertanggung jawab atau menentukan tersangka," papar Bimo, yang baru dilantik sehari menjadi Kajari di Kabupaten Bungo.

Dalam audiensi bersama dengan perwakilan masyarakat Dusun Rambah, kejaksaan meminta waktu untuk melakukan penyelidikan. Masyarakat juga sempat meminta kejaksaan untuk melakukan pemecatan kepada Rio yang bersangkutan.

Baca: Istri Zumi Zola, Sherrin Tharia Unggah Foto Lawas Bersama Suami, Bicara Soal Kecemburuan

Baca: Hasil Sidak Para Asisten, Bupati Tak di Tempat, Disiplin Sejumlah ASN di Tanjabtim Menurun

Baca: Pegulat Wanita Priscilla Kelly Masukkan Tampon Berdarah Haid ke Mulut Lawannya, Aksinya Dikecam

Halaman
12
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved