Pedagang Pasar Talang Banjar Kucing-kucingan Buka Lapak, Pemkot Buat Pos Penjagaan

Mereka ada yang benar-benar membuat lapak, ada juga yang menggelar dagangan dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

Pedagang Pasar Talang Banjar Kucing-kucingan Buka Lapak, Pemkot Buat Pos Penjagaan
tribunjambi/rohmayana
Lapal liar di Pasar Talang Banjar lama, mulai dibongkar tim gabungan Pemkot Jambi dibantu kepolisian 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pedagang di Pasar Talang Banjar masih nekat berjualan di badan jalan. Mereka mencari celah untuk menggelar dagangan.

Saat tidak ada petugas jaga, puluhan pedagang yang masih membandel yang tidak mendapat lapak di Pasar Baru Talang Banjar, menggelar dagangannya di badan jalan.

Mereka ada yang benar-benar membuat lapak, ada juga yang menggelar dagangan dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Kini tim terpadu Pemerintah Kota Jambi akan membuat pos penjagaan.

Baca: Anjing & Majikannya Temukan Tubuh Manusia Terbungkus Plastik, Setelah Kakinya Ditarik, Ternyata. . .

Baca: Terkuak Alasan Pengusaha Tambang Bayar Vanessa Angel Rp 80 Juta, Belum Bayar Lunas karena Hal Ini

Fajri, Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kota Jambi mengatakan, pihaknya bersama TNI, Polri, Dishub, dan petugas Disperindag, sudah membuat pos jaga untuk menertibankan PKL.

Pos jaga disiasati, mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, kemudian dilanjutkan sore dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 Wib. Ada empat titik pos jaga yang dibuat tim terpadu Pemkot Jambi disepanjang Jalan Orang Kayo Hitam itu.

“Sebelumnya mereka kucing-kucingan. Kadang mereka jualan pagi, kadang sore hari. Sekrang sudah kita buat pos jaga pagi dan sore,” kata Fajri.

Baca: Gubernur Cup 2019, Main Perdana, Tuan Rumah Sukses Bungkam Muaro Jambi 3-1

Baca: Korban Tsunami Banten Ditagih Biaya Perawatan di Rumah Sakit Belasan Juta Rupiah

Baca: Kabar Terkini Anak Obesitas Arya, Sukses Turunkan BB 100 kg, Lihat Bentuk Tubuhnya Sekarang

Lebih lanjut Fajri menyebutkan, PKL yang masih nekat berjualan tersebut mengaku tidak mendapat lapak di gedung baru Pasar Talang Banjar.

“Banyak yang KTP Muaro Jambi. yang bangun lapak, kita bongkar lapakanya,” imbuh Fajri.

“Sekali jaga. Ada sekita 40-50 petugas,” ujarnya.

Sementara itu, Saleh Ridho, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi mengatakan, pihaknya telah melakukan tilang sebanyak lebih dari lima kendaraan roda empat yang melakukan pelanggaran di kawasan dekat Pasar Baru Talang Banjar.

Baca: M Syaihu Cs tak Terbukti Lakukan Pelanggaran Administratif Pemilu, Ini Putusan Bawaslu Sarolangun

Baca: M Syaihu Cs tak Terbukti Lakukan Pelanggaran Administratif Pemilu, Ini Putusan Bawaslu Sarolangun

"Roda empat berjenis pick up yang kami tilang dan langsung diamankan. Lima kendaraan tersebut digunakan untuk menggelar dagangan. Juga parkir tidak pada tempatnya," ujarnya.

Saleh Ridha menambahkan, penindakan itu dilakukan juga sebagai bagian dari penertiban tim terpadu dikawasan sekitar Pasar Baru Talang Banjar.

"Kami Tim Terpadu akan terus melakukan penertiban, disemua dalam kawasan Kota Jambi, khususnya di sekitar Pasar Baru Talang Banjar, untuk itu kami ingatkan agar pemilik atau pengguna kendaraan betul-betul mematuhi ketentuan lalu lintas,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved