Lakalantas

Kapolda Sumsel Bertemu Pelaku Penabraknya, Zulkarnain: Harusnya Bantu Korban Terlebih Dahulu

Pascaditabrak, Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Polisi Zulkarnain Adinegara bertemu langsung dengan penabraknya.

Kapolda Sumsel Bertemu Pelaku Penabraknya, Zulkarnain: Harusnya Bantu Korban Terlebih Dahulu
(Dokumen KOMPAS.com/ Aji YK Putra)
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara 

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Pascaditabrak, Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Polisi Zulkarnain Adinegara bertemu langsung dengan penabraknya.

Zulkarnaini ditabrak saat bersepeda di Jalan KS Tubun, Palembang.

Zulkarnain dengan tersenyum keluar dari kamar tempatnya dirawat, di ruang Suparto VIP B, Rumah Sakit Bhayangkara.

Masih menggunakan baju rumah sakit bewarna biru, dan menenteng botol impus yang masih menancap di tangan sebelah kanan.

 

Tangan Anda Selalu Berkeringat dan Basah? Bukan Lemah Jantung Penyebabnya, Sebenarnya. . .

Mulai 8 Januari 2019 Dikenakan Tarif untuk Barang Bawaan Lion Air, Simak Biaya dan Detail Hitunganya

"Saya enggak apa-apa, saya sehat walafiat, saya pribadi tidak masalah. Alhamdulilah, ya namanya musibah. Pagi itu saya lagi olahraga," ujar Kapolda saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara.

Pertemuan antara jenderal bintang dua tersebut dengan Yongki Sagita (54) berlangsung sekitar pukul 10 pagi.

Yongki yang didampingi ibunya bertemu secara langsung dengan Kapolda di dalam kamar rawat inap.

Yongki dengan menggunakan topi Asian Games hanya bisa tertenduk lesu, tak bisa membayangkan orang yang ditabraknya merupakan orang nomor 1 di Kepolisian Daerah Sumsel.

"Saya sudah meminta maaf secara langsung ke pak Kapolda. Dan saya sudah dimaafkan oleh bapak," ujarnya.

Lanjut Yongki, saat terjadi penyerempetan dirinya merasa bersalah dan gemetar melihat korbannya terjatuh, hanya saja saat itu dirinya merasa cemas dan takut akan dikeroyok orang-orang.

"Saya enggak tau kalau orang yang saya tabrak adalah Kapolda. Saat itu hari tengah mendung. Kondisi jalanan licin saya dari arah samping kanan, sedangkan bapak di sebelah kiri. Saya gemetar dan merasa bersalah saat kejadian. Sehingga saya gemetar ketakutan."

 

Piala AFF U-22 2019 - Bangun Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri Panggil Asisten Pelatih Ini

Tujuh Tipe Teman Palsu yang Perlu Kamu Waspadai, Mereka Nggak Tulus

Halaman
123
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved