Sebuah Studi Temukan Makan Satu Telur Sehari Turunkan Risiko Diabetes, Caranya Seperti Ini
TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah studi menemukan bahwa makan satu telur sehari dapat menurunkan risiko
TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah studi menemukan bahwa makan satu telur sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Temuan-temuan dari sebuah studi dari sebuah universitas di Finlandia menambahkan: apakah telur baik atau buruk untuk diabetes?
Penelitian telah terbagi menjadi dua arah, tetapi laporan kntroversial ini mengatakan bahwa, ketika datang pencegahan risiko diabetes, telur adalah hal yang baik.
Pengujian dilakukan pada pria, dan mereka menemukan bahwa orang yang makan telur setiap hari memiliki profil lipid tertentu dalam darah mereka yang umum di antara pria yang tidak pernah menderita penyakit ini.
Baca: VIDEO: Bahaya Membawa Powerbank di Pesawat, Detik-detik Meledak Saat Penerbangan Menuju Brunei
Makanan sangat penting bagi penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Orang dengan diabetes tipe 1 tidak dapat memproduksi insulin yang penting untuk mengatur glukosa dalam tubuh.
Sedang orang dengan diabetes tipe 2 tidak menghasilkan cukup atau tidak merespon dengan baik terhadap insulin, artinya mereka memiliki regulasi glukosa yang lebih buruk.
Telur serba guna dan bergizi, tetapi sekaligus teka-teki utama bagi para peneliti diabetes.
Baca: Desas Desus Vanessa Angel Ditangkap Karena Prostitusi Online, Sempat Viral Pergok Mantan Bawa Kondom
Kelebihan
American Diabetes Association merekomendasikan agar penderita diabetes memakan telur.
Setiap telur mengandung sekitar 0,5 gram karbohidrat, yang secara teori menjaga kadar gula darah.
Telur kaya akan kalium, yang baik untuk jantung dengan menjaga kadar natrium tetap terjaga, dan biotin, yang baik untuk produksi insulin.
Telur juga rendah kalori dan serbaguna untuk dimasukkan ke dalam makanan.
Baca: Dari Tomat hingga Jamur, 10 Makanan yang Gampang Didapat Ini Bisa Bikin Anda Awet Muda
Kekurangan
Telur mengandung 187 mg kolesterol, dan pedoman resmi merekomendasikan agar penderita diabetes membatasi batas kolesterol hariannya sebesar 200 mg.