VIDEO: 20 Terdakwa Penyelundupan Lobster, Divonis Sama, Ini Putusan Majelis Hakim PN Jambi

Dalam sidang tersebut, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama delapan bulan dan denda Rp 1 miliar dengan subsider 15 hari.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Putusan terhadap 20 terdakwa yang diduga melakukan penyeludupan dan penyimpanan sekitar 100 ribu lobster telah dibacakan, Rabu (2/1/2018). Sidang itu akan dilangsungkan di Pengadilan Negeri Jambi dan dipimpin oleh majelis hakim ketua Edi Pramono.

Adapun ke-20 nama terdakwa tersebut, antara lain: Agus Sunaryo, Suhendra, Junaidi, Robby Rosya Amir, Sudirman, Bayu Firmansyah, Muhammad Thahir, Arief Fadly, Agus Afandi, Novrieza Ariansyah, Nanang Hermawan, Imam Susanto, Mardi Apriyanto, Hendra Saputra, Van Anggi, Mustamar, Erik Irawan, Kader Tirta Yasa, Mardi Apriyatno, dan Yoswa.

Baca: VIDEO: TNI Gadungan, Viral Wanita di Jambi Mengaku Anggota Kowad, Sebut Bakal Menjadi Presiden

Baca: Terima Rp300 Juta, Janji tak Kunjung Ditepati. Ternyata Ini yang Dijanjikan Pria Ini Kepada Temannya

Dalam sidang tersebut, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama delapan bulan dan denda Rp 1 miliar dengan subsider 15 hari.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama delapan bulan. Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 1 miliar. Dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayar, maka akan dignanti dengan pidana penjara selama 15 hari," kata Edi Pramono, membacakan vonis.

Selain itu, barang bukti baby lobster telah dilepasliarkan.

Baca: Terdakwa Berbelit-belit, Hakim, Jangan Coba-coba Berbohong di Persidangan Ini

Baca: VIDEO: Penjelasan Polda Jatim soal Video Viral Sebar Uang yang Dikabarkan Terjadi di Probolinggo

"Telah dilepasliarkan di Perairan Pulau Berhala Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau pada hari Minggu tanggal 11 Nopember 2018 Sesuai dengan Berita Pelepasliaran Nomor : 26/PELEPASLIARAN/PPNS/19.0/XI/2018 tanggal 11 Nopember 2018 dan Berita Acara Penyisihan Barang Bukti Barang Bukti benih Lobster yang disita dari terdakwa," lanjut majelis hakim.

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi, Rendy Winata.

Dalam sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi telah membacakan tuntutan terhadap 20 terdakwa yang terjerat undang-undang perikanan itu. JPU Kejari Jambi menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan kurungan.

Baca: VIDEO: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Putih Hingga Kelabu Capai 1.500 meter

Baca: Jadwal Pengumuman CPNS Kerinci, BKPSDM Sebut 32 Formasi Masih Kosong

Baca: Waspadai Video Panas Palsu Deepfake Mengancam Wanita di Medsos, Berikut Penjelasan Korban

Mereka dijerat sebagaimana pasal 88 Jo pasal 16 ayat (1) Jo pasal 106 Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dan Undang-undang Republik Indonesia nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo pasal 64 ayat (1) KUHP Jo pasal 53 KUHP.

Halaman
12
Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved