Anggaran Dipangkas Rp 15 Miliar, Pemkab Merangin Jambi Terpaksa "Rumahkan" Ratusan Honorer

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Akhir 2018 lalu merupakan tahun yang tak mengenakkan bagi ratusan tenaga

Anggaran Dipangkas Rp 15 Miliar, Pemkab Merangin Jambi Terpaksa
TRIBUNJAMBI/TOMMY KURNIAWAN
Ilustrasi--Puluhan Honorer Terancam Tak Kerja, Mengadukan Nasib Mereka ke Komisi IV DPRD Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Akhir 2018 lalu merupakan tahun yang tak mengenakkan bagi ratusan tenaga honorer di Kabupaten Merangin.

Mengingat, Pemkab Merangin memangkas anggaran gaji mereka hingga 50 persen.

Imbasnya, Pemkab Merangin harus merumahkan para tenaga honorer tersebut.

Informasi yang dihimpun, ratusan tenaga honorer yang dirumahkan tersebut berasal dari semua OPD yang ada dilingkup Pemkab Merangin, seperti Sat Pol PP, Dinsos, dan OPD- OPD lainnya.

Seperti halnya di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) Kabupaten Merangin yang merumahkan puluhan honorer.

Kepala DPMPTSP Jangcik Moza ketika dikonfirmasi, mengiyakan honorer yang bekerja di tempatnya sudah dirumahkan untuk sementara.

Tak tanggung-tanggung, jumlah yang dirumahkan itu sekitar 31 orang dengan rincian 14 orang laki-laki dan 17 orang perempuan.

"Itu perintah Bapak Bupati untuk dievaluasi ulang. Selain itu, memang kontrak mereka mulai dari 2 Januari 2018 dan berakhir 31 Desember 2018. Makanya saya ambil kebijakan untuk merumahkan," terang Jangcik Mohza.

Hal senada juga diungkapkan Kasat Pol PP Kabupaten Merangin Akmal Zen. Menurutnya, saat ini nama-nama tenaga honorer yang ada di Satpol PP sudah diserahkan kepada Bupati Merangin.

Namun demikian, dirinya tak bisa menentukan berapa yang ditarik untuk bekerja kembali.

"Namanya kita serahkan semuanya. Nanti diseleksi," ujar Akmal Zen.

Sebelumnya, Kepala BPKAD Kabupaten Merangin, Fajarman juga menyebut, jika di 2019, Pemkab akan merumahkan para tenaga honorer.

Hal itu disebabkan berkurangnya anggaran untuk gaji honorer. Dari Rp 30 an miliar pertahun, sekarang dipangkas hingga Rp 15 miliar.

"Iya, mungkin separoh yang nantinya dirumahkan," tutur Fajarman belum lama ini.(zak)

Penulis: muzakkir
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved