Bukti Terbaru Dari CCTV, Potongan Tubuh Jamal Khashoggi Dimasukkan ke 5 Koper, Dibawa ke Tempat Ini

Gambar-gambar menampilkan tiga pria yang membawa lima koper dan dua tas hitam besar ke rumah konsul jenderal Saudi di Istanbul, Turki.

Bukti Terbaru Dari CCTV, Potongan Tubuh Jamal Khashoggi Dimasukkan ke 5 Koper, Dibawa ke Tempat Ini
Daily Mail
Rekaman CCTV perlihatkan para pria membawa koper dan tas besar yang diduga anggota tubuh Khashoggi yang sudah dipotong-potong 

Bukti Terbaru, Rekaman CCTV memperlihatkan Potongan Tubuh Jamal Khashoggi Dimasukkan ke 5 Koper dan Dibawa ke lokasi yang tak jauh dari gedung konsulat

TRIBUNJAMBI.COM - Rekaman CCTV memperlihatkan bagian tubuh Jamal Khashoggi dibawa ke kediaman konsul Arab Saudi dalam tas dan koper pada hari ia dibunuh.

Tribunjambi.com melansir dari Daily Mail, Gambar-gambar menampilkan tiga pria yang membawa lima koper dan dua tas hitam besar ke rumah konsul jenderal Saudi di Istanbul, Turki.

Kediaman itu terletak tidak jauh dari konsulat Arab Saudi di mana Khashoggi dibantai pada Oktober 2018 lalu.

Mengutip sumber-sumber Turki yang tidak disebutkan namanya, televisi Turki A-Haber mengatakan tubuh pria berusia 59 tahun yang terpotong itu dimasukkan ke dalam beberapa tas

Khashoggi, kontributor Washington Post dibunuh pada 2 Oktober tak lama setelah memasuki konsulat Arab Saudi. Pembunuhan yang disebut sebagai operasi kejahatan yang dilakukan tim yang disebut orang kepercayaan putera mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Khashoggi dicekik sebelum ia dipotong-potong oleh tim yang terdiri 15 orang Saudi yang dikirim ke Istanbul untuk pembunuhan itu.

Menurut keterangan pajabat Turki dan laporan media bagian-bagian tubuh Khashoggi dilarutkan dalam asam.

Baca: Video Ini Ungkap Mayat Khashoggi Diduga Dibawa dengan Kantung Plastik Besar

Baca: Ditawari Minum Teh Oleh Penjagalnya, Jamal Khashoggi Rasakan Firasat Ini, Begini Dia Menjawab

Konsulat dan kediaman digeledah oleh pemerintah Turki pada Oktober dan di beberapa lokasi lain tetapi jenazah Khashoggi masih belum ditemukan.

Ada spekulasi bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman memerintahkan pembunuhan itu, tetapi Riyadh menyatakan tak ada campur tangan putera mahkota pada rencana pembunuhan tersebut.

Halaman
123
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved