Berbekal Resep dari Orang Tua, Entin Sukses Buat Rengginang Arina jadi Oleh-oleh Jambi

Dengan brand Rengginang Arina, Entin berhasil menyokong perekonomian keluarga dengan resep rengginang orangtuanya.

Berbekal Resep dari Orang Tua, Entin Sukses Buat Rengginang Arina jadi Oleh-oleh Jambi
Tribunjambi/Fitri
Dengan brand Rengginang Arina, Entin berhasil menyokong perekonomian keluarga dengan resep rengginang orangtuanya. 

Laporan wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ibu Entin, sapaan akrabnya sehari-hari telah menekuni usaha rengginangnya selama lima tahun. Dengan brand Rengginang Arina, ia berhasil menyokong perekonomian keluarga dengan  resep rengginang orangtuanya.

Awal mula Entin memulai usaha ini karena ia merasa belum ada yang menjual rengginang untuk oleh-oleh dari Jambi. Maka ia berinisiatif untuk mulai usaha dengan menjadikan rengginang sebagai produk utamanya. Ia juga memulai usaha ini untuk membantu suami dan meningkatkan perekonomian keluarganya.

"Dulu kan belum ada rengginang dijual untuk oleh-oleh, lalu saya coba untuk menjual rengginang pakai resep orangtua, soalnya orangtua saya juga bikin rengginang, jadi saya kembangkan usaha orangtua," ujarnya pada Tribunjambi.com, Selasa (1/1).

Baca: Bantu Ekonomi Pedagang, Pemkab Kerinci Bangun 12 Pasar Tradisional

Baca: Uangkap Kasus Pelecehan Seksual Ayah-Anak di Sabak, Polres Tanjab Timur Lakukan Tes DNA

Baca: Kesal Ponpes Larang Santri Jajan Es Doger, Parwono Nekat Mengaku Titisan Nabi SAW

Rengginang olahannya berbahan dasar beras ketan. Entin mempertahankan rasa original rengginang buatan orangtuanya.

Untuk memulai usaha ini ia mengeluarkan modal yang tidak sedikit. "Butuh sekitar Rp 5 jutaan untuk bahan dan peralatan," tuturnya.

Dengan tekad yang kuat dan didukung seluruh keluarga dan suaminya ia memberanikan memulai usaha dengan merek Rengginang Arina.

Ia menjual produknya tidak langsung ke supermarket atau toko oleh-oleh. Entin mulai menjajakan rengginang buatannya di warung-warung.

"Saya mulai jualin rengginang mulainya di warung-warung, dari situ juga saya tau dan berkenalan dengan Asosiasi Industri Makanan dan Minuman (ASMAMI), atau UP2K dan diajak ke Disperindag," kenangnya.

Baca: 4 Zodiak Ini Paling Beruntung di Tahun Baru 2019, Gemini Soal Asmara Bakal Ketemu Titik Terang

Baca: Berita Terbaru Longsor Sukabumi, Jumlah Korban 107 Orang Tertimbun, 60 Berhasil Diselamatkan

Baca: Selamat Tahun Baru 2019, Berikut Daftar 10 Film Paling Ditunggu Tahun Ini, Hellboy Hingga Avengers

Baca: Libur Tahun Baru, Candi Muaro Jambi Jadi Tujuan Wisata Sejarah

Ia bersyukur karena dari situ ia mendapat lebih banyak kenalan dan bimbingan. "Alhamdulillah dari mengisi warung-warung kecil sekarang sudah banyak permintaan, bisa ngisi ke minimarket dan swalayan," katanya.

Saat ini rengginang buatannya mudah ditemukan di beberapa supermarket dan beberapa swalayan seperti di Minimarket Raja, Minimarket Fresh, Minimarket Garuda, Minimarket Winwin, dan Jamtos. Ia menjual produknya dengan harga Rp10 ribu.

"Di toko oleh-oleh di Bandara, Maulana 88 oleh-oleh pak DJ, juga tersedia," ucapnya.

Entin juga sudah sering mendapat pesanan dari luar Kota Jambi, terutama dari daerah Tungkal. Ia tidak merasa keberatan memenuhi semua pesanan dan permintaan mengisi di swalayan, karena rengginang diproduksi di rumahnya sendiri, di Jalan Suryadharma RT 29, Kelurahan Kenali Bawah.

Berkembangnya usaha yang ia geluti tentu tidak lepas dari dukungan keluarganya. Ia berharap, ke depan usahanya semakin sukses dan lebih maju.

"Pastinya Kita ingin usaha ini berkembang, lebih maju dan lebih sukses," tutupnya.

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved