Rugikan Orang Rp 3,5 Juta, Pencuri dan Penadah TV Curian Diganjar Penjara

Mencuri bersama kawan-kawannya ternyata tak menjamin mendapat hasil yang sama. Seperti yang dialami Libran Risky Manalu.

Rugikan Orang Rp 3,5 Juta, Pencuri dan Penadah TV Curian Diganjar Penjara
Tribunjambi/Mareza
Libran Risky Manalu tersangka pencurian menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jambi. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mencuri bersama kawan-kawannya ternyata tak menjamin mendapat hasil yang sama. Seperti yang dialami Libran Risky Manalu.

Ketika dia tertangkap, kawan-kawannya justru berhasil melarikan diri. Akhirnya dia dihadapkan di persidangan dan divonis 16 bulan penjara sebagaimana vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa, oleh karena itu dengan pidana penjara selama satu tahun dan empat bulan, dikurangi masa tahanan yang telah dijalani," kata majelis hakim ketua, Yandri Roni di persidangan.

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi, Susy Indriani. Dia dituntut dua tahun, sebagaimana dalam dakwaan tunggal penuntut umum, pasal 363 ayat (2) KUHP.

Sementara itu, Ahmad Tazili yang membeli barang hasil curiannya juga terjerat hukum. Dia dijerat Undang-Undang penadahan, pasal 480 ke-1 KUHP. Tazili dituntut delapan bulan oleh JPU Kejari Jambi dan divonis empat bulan oleh majelis hakim PN Jambi.

Baca: Heboh Dugaan Rahmad Derita Kampanye di Sekolah, Sanusi: KPU Belum Tahu Informasi Itu

Baca: Foto Dugaan Caleg PPP Kampanye di Sekolah, Bawaslu Batanghari Panggil Kepala Sekolah dan Guru

Baca: VIDEO: Mengejutkan!, Erupsi Gunung Anak Krakatau Tiba-tiba Berhenti, Begini Penjelasan PVMBG

Baca: VIDEO: Edi Purwanto Beberkan Keputusan Chumaidi Zaidi Pasca Jadi Tersangka Dana Ketok Palu

Baca: Sekda Muarojambi Kaget Pejabat BKD Kena OTT

Sebelumnya, Libran melakukan aksinya di Kelurahan Rawasari bersama dengan SA (DPO) dan IL (DPO) pada Kamis (13/9/2018). Mereka berhasil mencuri satu unit televisi 32 inchi dan tabung gas 3 kg, mereka meminta Dk (DPO) untuk menjual televisi tersebut. Akhirnya, Ahmad Tazili membelinya seharga Rp 850 ribu, yang selanjutnya mereka bagi-bagi. Akibat perbuatan mereka, korban menderita kerugian sekitar Rp 3,5 juta.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved