Satgas Anti Mafia Bola Bertindak, 3 Orang Dalam PSSI Jadi Tersangka, Ini Kata Edy Rahmayadi

Internal PSSI di bawah pimpinan Edy Rahmayadi saat ini bak ditelanjangi oleh Satgas Anti Mafia Bola bentukan Polri.

Editor: Nani Rachmaini
Instagram
Ketua PSSI, Edy Rahmadi 

Satgas Anti Mafia Bola Bertindak, 3 Orang Dalam PSSI Jadi Tersangka, Ini Kata Edy Rahmayadi

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi siap dan akan menghormati serta mengikuti seluruh proses yang dilakukan oleh Satgas Anti Mafia Bola.

Internal PSSI di bawah pimpinan Edy Rahmayadi saat ini bak ditelanjangi oleh Satgas Anti Mafia Bola bentukan Polri.

Situasi itu tak lepas dari ditetapkannya tiga tersangka yang merupakan orang-orang dalam jajaran Federasi Sepak Bola Indonesia itu.

Edy Rahmayadi mengungkapkan komitmennya itu sebagai salah satu upaya pembersihan dalam institusi yang dipimpinnya.

"PSSI akan selalu berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia terkait masalah ini," kata Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, kutip BolaSport.com dari laman resmi PSSI.

Baca: Mahasiswa Demo Minimarket, Tuding Sudah Matikan Usaha Kecil, Segel Paksa Dilakukan

Baca: Johar Lin Eng Ditangkap, Kedapatan Gunakan Identitas Palsu

Baca: Tonton Live Streaming BTS, EXO, TWICE dan Lainnya di KBS Gayo Daejun 2018 Lewat Link Ini

"Kami mendukung dan tetap komitmen untuk menyelesaikan masalah match fixing atau pun match manipulation. Kami akan ikuti semua proses hukumnya," tutur Edy.

Tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu adalah Johar Lin Eng selaku anggota Exco PSSI sekaligus Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah.

Selain Johar, ada pula nama-nama seperti Anik dan Priyanto.

Keduanya ditangkap dan telah ditahan di Polda Jawa Tengah sebelum nantinya digelandang ke Jakarta.

Terkait staus Johar, Edy Rahmayadi tak bisa berkata-kata lagi selain berserah kepada pihak kepolisian.

"Terkait status Pak Johar, kami menyerahkan penuh pemeriksaan kepada kepolisian," ujar Edy, menambahkan.

Tak hanya itu, PSSI juga menghargai proses pengusutan yang dilakukan oleh semua pihak yang berkerja sama dalam pengungkapan kasus ini, termasuk Komite Disiplin.

Edy berharap, semua proses ini dapat segera menemukan titik terang dan selesai dengan hasil yang memuaskan.

Tujuannya demi tercipta kompetisi yang sehat dan muaranya ke timnas Indonesia.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved