Harga TBS Kelapa Sawit Jambi

Update Harga TBS Kelapa Sawit di Jambi Minggu Ini, Akhir Desember 2018, Harga Naik

Kenaikan harga juga didorong oleh peraturan pajak ekspor terbaru, yaitu pungutan ekspor CPO tidak berlaku lagi untuk sementara.

Update Harga TBS Kelapa Sawit di Jambi Minggu Ini, Akhir Desember 2018, Harga Naik
kompas.com
Petani menaikkan tandan buah segar kelapa sawit ke atas truk 

Laporan wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit diprediksi akan terus mengalami kenaikan.

Kenaikan harga juga didorong oleh peraturan pajak ekspor terbaru, yaitu pungutan ekspor CPO tidak berlaku lagi untuk sementara.

Periode minggu ini, harga TBS kembali naik sebesar Rp 66. Harga TBS umur 3 tahun dipatok Rp 985, umur 4 tahun Rp 1.049 dan untuk umur 5 tahun Rp 1.097. Untuk harga TBS umur 6 tahun Rp 1.144TBS umur 7 tahun Rp 1.172, sedangkan TBS umur 8 tahun Rp 1.197 dan untuk umur 9 tahun Rp 1.221

Harga TBS umur 10 sampai 20 tahun dipatok Rp 1.258 umur 21 dan 24 tahun Rp 1.220 dan umur 25 tahun Rp 1.163 Untuk harga CPO Rp 5.838dan Kernel Rp 3.962 pada periode ini, dengan indeks K 84,69 persen.

Kenaikan harga disampaikan juga oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Agusrizal.

Baca: Harga TBS Kelapa Sawit di Jambi Diprediksi Naik, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Presiden Jokowi Sebut Sektor Kelapa Sawit Membanggakan, Paparkan 5 Hal Pengembangan

Baca: Video Detik detik Panggung Seventeen Band Roboh Diterjang Tsunami Banten, Penonton Panik Berlarian

Ia membenarkan kenaikan harga juga pengaruhi oleh peraturan pajak ekspor.

"Selain saat ini sedang trek, harga ini juga karena peraturan baru tersebut," ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya berharap agar petani swadaya bermitra bersama perusahaan agar harga sawit yang dimiliki petani swadaya dibeli sesuai harga yang ditetapkan pemerintah

"Kita mendukung sekali pelaksanaan kerjasama ini, sehingga TBS milik petani hanya dijual kepada perusahaan kelapa sawit (PKS) kalau dibeli sama PKS harganya sesuai dengan yang kami tetapkan karena memang wajib segitu," tegasnya.

Sementara itu, Roy Asnawi, Ketua Apkasindo Jambi juga mengatakan, kenaikan harga masih dipengaruhi oleh peraturan penghapusan pungut ekspor crude palm oil (CPO) lewat revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 81/PMK.05/2018.

Baca: Promo Wuling Motors Jambi, Bisa Kredit Mobil Tanpa DP Angsuran 20 Tahun, Cek Persyaratannya di Sini

Baca: Sejarah Gunung Krakatau 1883 Hingga Dampak Meletusnya Gunung Krakatau, Masuk Guiness Book of Records

"Masih dipengaruhi peraturan yang baru itu, kita petani berharap permintaan naik dan harga naik terus," tutupnya.

Baca: Kesaksian Warga Soal Tsunami Banten: Lihat Air Laut Surut, Warga Panik Berteriak

Baca: Aa Jimmy Ikut Jadi Korban Tsunami Banten, Ifan Seventeen: Saya Lihat dengan Mata Kepala Saya Sendiri

Baca: Bantai Klub Asal Arab 4-1, Real Madrid Pecahkan Rekor Juara Piala Dunia Sepak Bola Antar Klub 2018

Baca: Debut Egy Maulana Vikri Kecoh 2 Pemain Lawan, Main di Tim Utama Lechia Gdansk Cukur Gornik Zabreze

Penulis: fitri
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved